Perkuat Dakwah Komunitas, LDK dan LAZISMU Hadirkan Kolaborasi Pemberdayaan

Suara Muhammadiyah

31 January 2026

681
Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah (30/1)

Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah (30/1)

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan umat yang berkelanjutan. Dakwah tidak cukup berhenti pada penyampaian pesan keagamaan, tetapi perlu disertai dengan pembangunan peta jalan pemberdayaan yang komprehensif, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Hal tersebut mengemuka dalam salah satu sesi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II LDK PP Muhammadiyah di Semarang. Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa kolaborasi antara LDK dan LAZISMU menjadi kunci agar dakwah Muhammadiyah tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi persoalan sosial dan ekonomi umat.

Ardi Luthfi Kautsar, Direktur LAZISMU bidang pendistribusian mengatakan, LDK memiliki karakter unik dalam struktur dakwah Muhammadiyah. Jika berbicara tentang kelembagaan, LDK diibaratkan sebagai mesin yang bergerak cepat, sementara kekuatan utamanya terletak pada jejaring relawan yang bekerja dengan dedikasi tinggi di berbagai medan dakwah.
“Relawan inilah energi utama LDK. Mereka bekerja dalam sunyi, tetapi dampaknya nyata di komunitas,” ungkapnya.

Namun, kecepatan gerak tersebut menuntut penguatan pada aspek informasi dan sistem. Pendataan, dokumentasi, serta pengelolaan informasi dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar kerja-kerja dakwah dan pemberdayaan dapat terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan.

Karena itu, sinergi antara LDK dan LAZISMU dipandang sebagai keniscayaan. Dakwah komunitas yang bersentuhan langsung dengan realitas sosial perlu disokong oleh sistem filantropi yang kuat agar mampu melahirkan transformasi yang berkesinambungan.

Ditegaskan pula bahwa setiap program dakwah dan pemberdayaan harus dirancang dengan memperhatikan unsur ketertarikan dan keterikatan masyarakat. Program yang relevan dengan kebutuhan nyata komunitas akan membangun rasa memiliki, memperkuat partisipasi, dan memastikan keberlanjutan gerakan dakwah.

Rakornas II LDK PP Muhammadiyah menjadi momentum strategis untuk menegaskan kembali arah dakwah Muhammadiyah yang tidak hanya menyasar kalangan mapan, tetapi juga membebaskan dan memberdayakan manusia yang dianggap berbeda, atau bahkan dianggap sampah. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAMBI, Suara Muhammadiyah - Dalam upaya menyemaikan nilai-nilai luhur Pancasila, Pusat Studi Budaya ....

Suara Muhammadiyah

22 May 2024

Berita

KUALA LUMPUR, Suara Muhammadiyah - Pertemuan perdana Majelis Cendekiawan Madani Malaysia-Indonesia (....

Suara Muhammadiyah

26 August 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Baru-baru ini, Suara Muhammadiyah (SM) meraih penghargaan bergen....

Suara Muhammadiyah

13 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dewasa ini Gen Z terus menjadi perbincangan masyarakat luas se....

Suara Muhammadiyah

16 January 2025

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus mendorong pemberdaya....

Suara Muhammadiyah

14 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah