LAMPUNG BARAT, Suara Muhammadiyah – Mengukuhkan khidmah nyata bagi masyarakat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) bersama Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Lampung Barat kembali menyemarakkan bulan suci melalui agenda rutin "Ramadan Berbagi". Momentum penuh keberkahan ini dipusatkan di Balai Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, pada Ahad (15/3/2026) yang bertepatan dengan 26 Ramadan 1447 H.
Program yang menyasar Ranting Buay Nyerupa dan Ranting Tanjung Raya di Cabang Sukau ini tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan. Dengan mendistribusikan 100 paket sembako gratis, Muhammadiyah Lampung Barat berupaya menghadirkan wajah dakwah bil-hal (dakwah dengan perbuatan) yang menyentuh langsung akar rumput, sekaligus memperkuat struktur persyarikatan di tingkat ranting.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan PDM dan PDA Lampung Barat, serta ORTOM diantaranya TSPM, KOKAM, LPCR, hingga para guru sekolah Muhammadiyah se-Kecamatan Sukau.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tanjung Raya, Toriqqudin, S.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan berbagi ini bukan semata-mata ditujukan bagi yang membutuhkan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahim antar sesama muslim.
“Kegiatan berbagi ini bukan sekedar untuk mereka yang sedang dalam kesulitan, tetapi untuk memperkuat ukhuwah di antara sesama muslim,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, mewakili PDM Lampung Barat, Wirawan, S.Sos., dalam sambutannya mengajak masyarakat yang hadir untuk senantiasa berpikiran terbuka dalam menjalin hubungan bertetangga dan bersosialisasi demi persaudaraan yang lebih kuat. Sementara itu, Peratin (Kepala Desa) Tanjung Raya, Johan Safri, S.T., menyampaikan apresiasinya dan menyatakan kesiapan pihak pekon dalam memfasilitasi ruang bagi kemaslahatan umat.
Ketua PDA Lampung Barat, Defty Ekyasari, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas konsistensi program Ramadan Berbagi yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.
"Berbagi itu meningkatkan kasih sayang. Inilah tujuan kami hadir di sini, setidaknya di bulan Ramadan ini kita bisa bertatap muka. Meskipun paket sembako yang diberikan mungkin tidak seberapa, yang utama adalah ingatan dan kepedulian kita terhadap saudara sesama," ungkap Ekyasari.
Ia juga berpesan agar pimpinan di tingkat ranting tidak kaku dalam menyusun program kerja. Program tidak harus selalu bersifat top-down dari daerah, melainkan harus adaptif dan menjawab problematika riil di tingkat Cabang dan Ranting.
"Program yang berkesinambungan itu penting, bukan hanya yang bersifat insidental. Selama semua anggota terlibat, pimpinan daerah akan terus mendampingi dan membantu mengembangkan potensi yang ada di tingkat ranting," tambahnya.
Beliau juga memberikan suntikan semangat bagi para donatur agar senantiasa diberikan ketenteraman hati dan keberkahan harta. Ekyasari juga menyemangati para kader untuk terus berbuat baik tanpa memandang besar kecilnya amalan.
"Di mata manusia mungkin ada skala besar dan kecil, namun di hadapan Allah SWT, semua niat tulus memiliki nilai yang mulia," ujarnya. (Naqiyya)
