Perlunya Bingkai Ihsan Wujudkan Kehidupan yang Bermakna

Suara Muhammadiyah

9 November 2025

705
H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

SAWIT, Suara Muhammadiyah – Masa kehidupan umat manusia di dunia sangatlah pendek. Tidak ada yang abadi, dan pada akhirnya kelak semuanya akan mengakhirinya dengan kematian.

“Kita tidak tahu kapan kita akan meninggal,” kata Muhammad Jamaludin Ahmad. Karenanya, Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengajak untuk mengumpulkan amal kebajikan lewat berbuat ihsan.

“Kita diperintahkan Allah untuk berbuat ihsan,” tutur Jamal. Baginya, ihsan meniscayakan kebaikan tertinggi yang dilakukan oleh seseorang.

Khusus tentang ihsan, ditegaskan sebagai puncak kebaikan. “Ihsan, itu istilah baik di seluruh istilah kebaikan,” ucapnya saat Kajian Ahad Pagi di Masjid Al Irsyad Sawit, Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Ahad (9/11).

Dalam praktiknya, seorang Muslim tidak hanya diperintahkan berbuat baik dengan ukuran standar, tetapi mesti dalam taraf yang tinggi. Di situlah ihsan menemukan titik urgensinya.

“Jadi baik bukan karena dipandang, tapi baik yang nilainya paling tinggi karena Allah SwT,” ucapnya.

Seperti berbuat ihsan kepada orang tua. Dan ini menjadi kewajiban bagi anak-anak tanpa pengecualian. “Kita harus berbuat ihsan kepada orang tua kita,” tekannya.

Hal itu sangat fundamental, mengingat orang tua sudah berbuat ihsan kepada anak-anaknya lewat mendidik dengan jiwa kesabaran, terutama memenuhi pasokan kebutuhan anak-anaknya.

“Makanya, karena orang tua sudah berbuat ihsan, kita diperintahkan juga membalas dengan ihsan,” jelasnya.

Ditambahkan Jamal, dengan membingkai ihsan dalam kehidupan, manusia akan merasakan kemaslahatan dalam denyut nadi hidupnya. Dengan membingkai ihsan, manusia menjadi lebih sabar dan ikhlas dalam menghadapi berbagai ujian hidup begitu rupa.

“Sebelum meninggal, semua di antara kita pasti akan mendapatkan ujiannya masing-masing baik yang baik maupun yang buruk,” bebernya.

Maka, dari itu, setiap manusia harus mempersiapkan diri dengan melakukan amal kebajikan dan berbuat ihsan dalam setiap langkah kehidupannya. Dengan berbuat ihsan, seseorang tidak hanya mendapatkan pahala dari Allah, tetapi juga menjadi pribadi yang lebih baik, sabar, dan ikhlas dalam menjalani ujian hidup. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah — Semangat memperkuat konsolidasi dan membangun kolaborasi menja....

Suara Muhammadiyah

30 May 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya meningkatkan kualitas Al Islam Kemuhammadiyahan da....

Suara Muhammadiyah

2 November 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Memperkuat militansi dalam berorganisasi, pada Senin (25/12) Pimpinan....

Suara Muhammadiyah

26 December 2023

Berita

Edukasi Terkait Tindakan Hukum Ketika Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual SURABAYA, Suara Muhamma....

Suara Muhammadiyah

20 September 2024

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Diadakannya stand kesehatan RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka R....

Suara Muhammadiyah

23 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah