PID IMM Metro, Ciptakan Instruktur Profesional dan Berdedikasi Tinggi

Suara Muhammadiyah

6 October 2023

2259
Foto Istimewa

Foto Istimewa

METRO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Metro menggelar acara Pelatihan Instruktur Dasar (PID) yang berlangsung mulai Kamis hingga Minggu, 5-8 Oktober 2023, di aula SMK Muhammadiyah 2 Metro. Acara ini diikuti oleh 17 peserta yang berasal dari berbagai Pimpinan Komisariat (PK) IMM se-Kota Metro, seperti PK IMM FH, PK IMM FIKES, PK IMM FKIP, PK IMM FEBI, PK IMM FIKOM, PK IMM FAI, dan PK IMM FEB.

Bayu Santoso, Ketua Umum PC IMM, menyampaikan pentingnya kegiatan PID dalam pengembangan organisasi. “Kegiatan PID ini merupakan hasil rapat kabinet PC yang sebelumnya dijadwalkan pada bulan Januari, namun akhirnya kami selenggarakan sekarang karena IMM Metro membutuhkan instruktur yang lebih banyak dalam Darul Arqom Dasar (DAD),” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Bayu Santoso juga mengungkapkan tema PID yang merupakan fokus utama acara ini. “Tema PID ini adalah ‘Revitalisasi Peran Instruktur Lahirkan Instruktur Profesional & Berdedikasi Tinggi’. Kami ingin mengatasi masalah di mana jumlah instruktur banyak, tetapi hanya sedikit yang mau bertugas, dengan berbagai alasan seperti tugas kuliah. Padahal, menjadi instruktur adalah tanggung jawab, dan tugas kuliah juga merupakan tanggung jawab,” ujarnya.

Bayu Santoso berharap bahwa PID tidak hanya akan melahirkan kader, tetapi juga menghasilkan produk perkaderan yang kuat. “Harapannya, setelah selesai PID nanti, teman-teman semua dapat membawa grand design perkaderan yang akan digunakan dalam DAD,” tambahnya.

Bambang Setiadi, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Metro, memberikan arahan kepada para aktifis IMM tentang peran penting mereka dalam Muhammadiyah. “Muhammadiyah kedepan adalah kalian-kalian yang akan meneruskan kepemimpinannya. Banyak aktifis IMM yang menjadi kepala sekolah dan menjabat dalam berbagai posisi penting di Muhammadiyah,” jelasnya.

Ia juga mendorong aktifis IMM untuk bersedia berkurban dalam perjalanan mereka di IMM. “IMM harus mau berkorban; menjadi instruktur profesional adalah tindakan sukarela. Lakukan amalan dengan ikhlas. Jadilah teladan dalam setiap aspek, seperti dalam ibadah dan aktifitas kampus,” tegasnya.

Rahmad Novriansyah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Lampung, menyampaikan bahwa instruktur merupakan ikon dalam perkaderan. “Instruktur adalah patokan garda terdepan di mana kader-kader di suatu daerah ditentukan dari bagaimana instruktur mengkader,” ungkapnya.

Dalam pidatonya, ia juga menekankan pentingnya peran instruktur dalam perkaderan formal dan nonformal. “Instruktur tidak hanya mengkader dalam perkaderan formal, tetapi juga dalam perkaderan nonformal atau follow-up pascakaderan,” tambahnya.

Acara PID Metro ini dihadiri oleh PDM Metro, DPD IMM Lampung, PC IMM Metro, serta perwakilan dari seluruh PK IMM se-kota Metro. (Laita Muthi Fauziah)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar Upacara Harijadi Ke-65....

Suara Muhammadiyah

25 October 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Suasana penuh semangat, warna-warni kostum sejarah Islam, dan ge....

Suara Muhammadiyah

23 May 2026

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Beberapa waktu yang lalu, Unit Pembantu Pimpinan (UPP) Pimpinan Daerah ....

Suara Muhammadiyah

16 December 2023

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Dosen yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

24 January 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen Program Studi Bioteknologi Universitas Muhammadiyah (UM) B....

Suara Muhammadiyah

30 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah