PM3NAS IMM Bentuk Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah

Publish

14 October 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1345
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Ahad, 13 Oktober 2024, telah dilaksanakan penutupan Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional (PM3Nas) yang diselenggarakan oleh Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM). Kegiatan ini melahirkan Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional (KM3Nas) sebagai salah satu output penting. Para anggota KM3Nas akan menjalankan tugas-tugas struktural seperti mengadakan kajian mahasantri di cabang masing-masing, mengelola media sosial untuk mempopulerkan aktivitas dakwah, serta terlibat dalam kegiatan-kegiatan kontemporer lainnya.

Selain itu, KM3Nas juga diamanahi untuk mengembangkan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di daerah melalui promosi di media sosial, termasuk melalui akun Instagram DPP IMM. Kajian-kajian yang diangkat akan mencakup isu-isu agama serta isu kontemporer, yang relevan dengan mahasiswa. Di sisi lain, para alumni PM3Nas diberi mandat untuk menyelenggarakan pelatihan serupa dengan nama dan format yang dapat disesuaikan, dengan tetap mempertahankan substansi utama yaitu melahirkan mubaligh di daerah.

Pada sesi pemilihan Ketua KM3Nas, tiga kandidat yang ditetapkan adalah Fakhrudin, Tegar, dan Al. Setelah melalui presentasi visi misi masing-masing kandidat dan diadakan voting, Fakhrudin terpilih sebagai Ketua Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional 2024 dengan perolehan 21 suara. Pengumuman peserta terbaik juga dilakukan, dengan Tegar Lesmana sebagai peserta terbaik pertama, diikuti oleh Najihu Salam, dan Leni.

Dalam sambutannya, Fakhrudin menekankan bahwa amanah mubaligh adalah amanah yang sangat besar, ketika orang mengatakan dirinya ahli ilmu namun ia hanya sebatas formalitas tanpa memberikan kemaslahatan akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Sambutan tersebut menggarisbawahi pentingnya peran mubaligh yang tidak hanya sekadar formalitas, tetapi harus benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sambutan kedua disampaikan oleh Dr. Untung Cahyono, selaku Master of Training Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah. Beliau menegaskan bahwa tindak lanjut (follow up) dari pelatihan ini sangatlah penting, dan setiap peserta harus menyiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kuat dengan fondasi spiritual yang kokoh, salah satunya dengan membiasakan sholat malam. Setiap alumni diharapkan menjadi munawwir, yaitu orang yang mencerahkan.

Penutupan acara disampaikan oleh Firdaus Su’udi, Bendahara Umum DPP IMM sekaligus alumni PM3 angkatan 9 di Persada UAD. Firdaus mengajak para alumni untuk menanamkan rasa kepemilikan yang mendalam terhadap IMM. Menurutnya, banyak orang yang hanya menjadi bagian dari IMM di pikiran, tetapi tidak di hati. Alumni pelatihan diharapkan dapat membawa semangat IMM dalam setiap aspek kehidupannya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Panitia Milad ke-113 Muhammadiyah kota Surabaya menggelar lomba gerak....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Jelang perayaan Idul Adha 1445 Hijriyah, Universitas Muhammadiyah Ri....

Suara Muhammadiyah

24 June 2024

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 79 calon jamaah Haji Muhammadiyah dari Kelompok Bimbinga....

Suara Muhammadiyah

10 April 2026

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil meraih penghargaan Jat....

Suara Muhammadiyah

20 October 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandu....

Suara Muhammadiyah

28 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah