MEDAN, Suara Muhammadiyah - Ketua Panitia Organization Commitee (OC) Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Dr. Agung Danarto didampingi Dr. Nurul Yamin dan Yoris Kabaret bersama Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim MPd dan Unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah mengunjungi venue Muktamar 49 dan beberapa fasiliitas pendukung lainnya. Kunjung selama satu hari, Ahad (7/6) itu menandai persiapan Muktamar yang lebih serius.
Agung Danarto dan rombongan perlu melihat dan memastikan seperti apa persiapan yang sudah dilakukan Panitia Penerima (Panitia Lokal) di Medan. Kunjungan dilakukan ke venue sidang-sidang Muktamar, yakni Auditorium Berkemajuan yang memiliki daya tampung 7.500 orang, Sport Hall Walidah yang memiliki daya tampung 2.500 orang serdang Masjid KHA Dahlan, yang memiliki daya tampung 1.700 jamaah.
Venue sidang Muktamar yang berlokasi kawasan Sentis Deli Serdang itu terus 'dikebut' agar selesai sesuai jadwal. Saat ini, progres pembangunan auditorium berkemajuan sudah mencapai 55 persen sedang sport hall Walidah sudah mencapai 90 persen.
Selain mengunjungi dua venue sidang muktamar 49, Agung Danarto juga berkunjung ke Stadion Teladan Medan yang sedang dalam proses renovasi. Stadion berkelas internasional itu menjadi pilihan lain setelah Stadion Utama Sumatera Utara di kawasan Kualamadu, Deli Serdang. Sejauh ini PP Muhammadiyah selaku penyelenggara Muktamar belum memutuskan lokasi pembukaan Muktamar. Apakah di Stadion Utama Sumatera Utara atau Stadio Teladan.
Kedua stadion itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk itulah, tim PP Muhammadiyah, Rektor UMSU dan PW Muhammadiyah Sumatera Utara perlu melakukan kajian sebelum menetapkan lokasi pembukaan Muktamar 49 itu.
Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto mengatakan, dua stadion yang ada di Medan Sumatera Utara sudah sangat layak untuk dijadikan venue pembukaan Muktamar, tinggal panitia menentukan pilihan. Demikian juga dengan fasilitas pendukung lainnya, seperti Lapangan Merdeka, Istana Maimun, Gedung Serba Guna yang akan dijadikan arena bazar dan pameran, pesta kesenian dan budaya serta event syiar muktamar lainnya.
Panitia Muktamar 49 Muhammadiyah lainnya, Nurul Yamin dan Yoris Kaberet selain melihat dari detail rencana lokasi venue pembukaan, juga melihat fasilitas pendukung lainnya. Keduanya membahas secara detail terkait dengan penginapan peserta dan penggembira, transportasi peserta, penggembira dan dukungan untuk program transportasi wisata. Nurul Yamin juga meminta panitia lokal untuk mulai melakukan kegiatan siar Muktamar dengan mendorong peran bidang media dan publikasi.
Pembukaan, Penginapan, Transportasi dan Media
Setelah melakukan kunjungan ke beberapa lokasi venue muktamar, Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto melakukan diskusi dengan PW Muhammadiyah Sumatera Utara dan Tim Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Hadir pada poertemuan itu, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim MPd, Wakil Rektor I Prof. Dr. Muhammad Arifin, Wakil Rektor III Dr. Rudianto, Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra MA, Wakil Sekretaris Drs. Mutholib MM dan Bendahara PWM Prof. Dr. Muhammad Qorib MA.
Diskusi selain membahas pilihan venue pembukaan, antara Stadion Utama Sumatera Utara dan Stadion Teladan, juga membakas ketersediaan hotel untuk peserta Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah. Panitia diharapkan akan mempersiapkan kebutuhan kamar 7000 peserta Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah. Selain melakukan persiapan kebutuhan kamar peserta, panitia juga harus melakukan mapping penginapan penggembira.
Pada diskusi itu mengemuka perlunya melakukan kajian rekayasa lalulintas terkait pembukaan dan simulasi waktu tempuh dari hotel peserta ke lokasi acara seperti sidang tanwir dan sidang-sidang muktamar.
Persiapkan Arena Sidang Tanwir
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim MPd menjelaskan, pihaknya terus mematangkan berbagai persiapan muktamar yang waktunya sudah semakin dekat. Selain persiapan dua venue Muktamar di Kampus Terpadu di Kawasan Sentis, UMSU juga akan mempersiapkan lokasi tanwir Muhammadiyah dan Aisyiyah. Jelas Akrim, rencana sidang tanwir Muhammadiyah akan berlangsung di Auditorium Kampus Utama dan sidang tanwir Aisyiyah akan berlangsung di Aula Fakultas Fikti UMSU di lantai 7. " Kita akan melakukan renovasi kedua arena sidang tanwir ini menjadi lebih baik," jelas Akrim. (Syaifulh/ Bess/ AH)

