MANGGARAI TIMUR, Suara Muhammadiyah – Semangat literasi dan dakwah membara di Gedung Pertemuan SMK Muhammadiyah Manggarai Timur, Pota, Nusa Tenggara Timur. Pada Sabtu (31/01), Yayasan Ta awun Indonesia bersama Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) resmi menyelenggarakan Launching Program Kemitraan Pendidikan dan Dakwah Khusus Tahun 2026 berupa Pelatihan Menulis Cerita Pendek "Suara dari Timur".
Acara ini diikuti oleh 50 peserta pilihan dari jenjang SMP dan SMA. Kehadiran para pelajar ini menandai dimulainya langkah besar dalam pengembangan potensi intelektual dan spiritual generasi muda di wilayah Manggarai Timur.
Kegiatan ini menghadirkan Baharuddin Rohim, M.Hum. (Ketua Dewan Pembina Yayasan Ta awun Indonesia) sebagai keynote speaker. Selain itu, hadir pula narasumber utama, yakni Hanif Mu’allifah, M.Pd. (Ketua Yayasan Ta’awun Indonesia), Wahyudin, S.Kom. selaku tuan rumah sekaligus Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Manggarai Timur.
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, memberikan wawasan baru bagi para siswa mengenai pentingnya peran pemuda dalam memajukan daerah melalui pendidikan yang berkarakter.
Kegiatan berjalan Lancar dan Target Karya Nyata seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, lancar, dan tanpa kendala teknis. Kondusifitas ini menjadi modal kuat bagi keberlanjutan program di masa depan.
Kegiatan ini memiliki Output yang ditargetkan pun tidak main-main: lahirnya sebuah karya literasi berupa buku antologi cerita pendek berjudul "Suara dari Timur".
"Buku antologi ini nantinya akan menjadi kumpulan kisah inspiratif asli dari buah pikiran anak-anak kita di sini. Kami ingin suara, mimpi, dan pengalaman mereka terdengar luas melalui tulisan," ungkap ketua Yayasan Ta awun Indonesia dalam sambutannya.
Melalui program kemitraan ini, Ta awun Indonesia dan BAZNAS RI berharap dapat terus memfasilitasi kreativitas siswa SMP-SMA di NTT agar mampu menghasilkan karya yang mendunia.

