Purbaya, Suahasil Nazara Serta Nasib Sistem Ekonomi Konstitusi

Suara Muhammadiyah

15 September 2026

102
Ilustrasi

Ilustrasi

Purbaya, Suahasil Nazara Serta Nasib Sistem Ekonomi Konstitusi 

Oleh: Buya Anwar Abbas 

Pendulum kebijakan ekonomi di negeri ini tampak seperti akan kembali berpihak kepada oligarki karena menteri keuangan yang dalam satu tahun terakhir cukup keras membela kepentingan rakyat, bangsa dan negara sudah diganti.

Kita tahu, banyak sekali pengusaha besar dan tokoh dalam setahun terakhir yang dibuat gerah oleh Purbaya. Terutama para mafia bisnis dan perdagangan karena Purbaya sudah mengatakan tekadnya akan menangkap para mafia tersebut secara besar-besaran sebab para mafioso tersebut menurut Purbaya telah berhasil  meraup keuntungan besar dengan cara merugikan rakyat dan negara lewat berbagai praktek tidak terpuji yang mereka lakukan seperti lewat praktek under invoicing atau lewat kegiatan penyelundupan yang mereka lakukan dengan mendapatkan bantuan dan perlindungan dari para oknum aparat terutama dari oknum aparat bea dan cukai.

Di samping itu juga ada mafia terkait dengan impor baja ilegal dan tekstil serta baju bekas yang membuat pabrik baja dan industri tekstil dalam negeri menjadi bermasalah dan kelimpungan sehingga terjadi banyak PHK. Kekesalan dan kekecewaan Purbaya tidak hanya sampai disitu karena dari data dan fakta yang dia temukan ternyata anggaran negara terlalu banyak dikendalikan oleh oligarki ekonomi yang bersekutu dengan birokrasi. 

Bila hal seperti ini terus berlanjut dimana kekuatan ekonomi dan politik berhimpun di satu tangan atau di satu kelompok saja, maka hal demikian tentu akan bisa menjadi bencana dan malapetaka bagi rakyat dan bangsa kedepannya, karena seperti dikatakan Milton Friedman: "The combination of economic and political power in the same hands is a sure recipe for tyranny."

Oleh karena itu karena kita ingin menciptakan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur serta sejahtera maka kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi. Untuk itu kita berharap kepada menteri keuangan yang baru agar konsisten dan konsekuen dalam melaksanakan sistem ekonomi yang diamanatkan oleh konstitusi. Sebab kalau tidak maka rakyat tentu akan marah karena kesenjangan sosial ekonomi di negeri ini tentu akan semakin tajam dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi.

Buya Anwar Abbas, Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Misteri Angka 19 dalam Al-Qur'an: Penjaga Neraka atau Kode Rahasia Komputer? Oleh: Donny Syofyan,&n....

Suara Muhammadiyah

17 July 2026

Wawasan

Agama dan Sains: Mitra Abadi, Bukan Musuh! Oleh: Donny Syofyan, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universi....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Wawasan

Menyosong Lahirnya Pemimpin Daerah yang Amanah Oleh: Muhammad Julijanto, S. Ag., M. Ag, Dosen Fakul....

Suara Muhammadiyah

26 June 2024

Wawasan

Hujan deras terus turun seperti tidak pernah berniat reda. Pada 26 November pagi, saya mendapat pesa....

Suara Muhammadiyah

27 November 2025

Wawasan

Oleh: Nurcholid Umam Kurniawan, Dokter Anak, Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Bantul, dan Dosen F....

Suara Muhammadiyah

4 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah