Rakernas Ditutup, LSB PP Muhammadiyah Rancang Arsitektur Seni Budaya Modern

Suara Muhammadiyah

12 July 2026

177
Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Seni Budaya Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng Raya, Kota Jakarta Pusat. Foto: Cris

Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Seni Budaya Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng Raya, Kota Jakarta Pusat. Foto: Cris

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Seni Budaya Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi ditutup, Sabtu (11/7) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Menteng Raya, Kota Jakarta Pusat.

Ketua LSB PP Muhammadiyah Gunawan Budiyanto mengatakan, Rakernas ini mengeluarkan pelbagai rekomendasi yang berhubungan dengan mengembangkan potensi LSP Muhammadiyah di daerah-daerah. 

Dikerucutkan Gunawan di antaranya mengembangkan dan mengidentifikasi peluang-peluang kesenian dan budaya yang ada di daerah.

"LSB tidak bisa bekerja sendiri. Tapi harus bekerja sama dengan beberapa institusi yang menekuni seni dan budaya," katanya.

Selain itu, Gunawan mengatakan, LSB PP Muhammadiyah akan mengolaborasikan musik-musik Muhammadiyah. Ditambah lagi, menggarap novel dan film. 

"Kita ingin menampilkan kesejarahan Muhammadiyah, kesejarahan asal-muasal, perkembangan untuk masing-masing daerah," terangnya.

Jantung utamanya, LSB PP Muhammadiyah mencoba untuk memberikan arsitektural pada Rakernas ini. "Arsitektural seni budaya modern itu wujudnya seperti apa. Ini menjadi tugas kita bersama (merancangnya, red)," ujarnya.

Lebih lanjut, LSB PP Muhammadiyah memberikan rekomendasi membuka fakultas seni budaya di perguruan tinggi. Gunawan menyingkap, implementasi di lapangan tersebut tidaklah mudah.

"Harus ada kurikulum, harus ada persiapan dosen, organisasi dan sebagainya," urainya.

Namun bukan berarti ini menjadi keharusan. "Maka bagi PTM yang sudah mampu bisa langsung (melakukan)," ucapnya, mendasari hal tersebut perlu adanya studi kelaikan yang matang.

"Jadi pilihan mutlak 100% itu ada di PTM. Kita hanya mengusulkan. Artinya kita tidak mencoba kita menarasikan ini satu kewajiban juga. Kalau universitas kita itu kewenangannya Majelis Dikti," sebutnya.

Dalam bentuknya seperti apa? Apakah dalam bentuk kajian, pusat studi? Disambungnya, ataukah merilis salah satu seni budaya menjadi muatan lokal. "Itu bisa masuk. Jadi dalam dalam kajian dulu. Nanti setelah besar ya tentunya kita akan coba untuk tapi tidak tidak keharusan," bebernya.

Lebih lanjut, Muhammadiyah perlu segera membangun prodi perfilman di PTM sebagai fondasi ekosistem film dakwah jangka panjang, dengan memanfaatkan dukungan Asosiasi Prodi Film dalam perancangan kurikulumnya. LSB perlu mendorong penyelenggaraan festival film dakwah, dari skala mini di daerah hingga festival nasional dan internasional, sebagai ruang apresiasi dan pengembangan bakat sineas muda Muhammadiyah.

Bersamaan dengan itu, perlu membangun ekosistem musik yang terstruktur. Jangka menengahnya, perlu didirikan Fakultas Seni dan Industri Kreatif di PTM, bisa dimulai dari prodi atau vokasi terlebih dahulu, yang mencakup bidang musik, film, animasi, audio broadcast, dan manajemen pertunjukan, agar Muhammadiyah dapat mencetak SDM seni yang kompeten.

Termasuk, perlu menyusun Strategi Kebudayaan sebagai panduan arah pengembangan seni budaya di seluruh tingkatan organisasi. Dan membangun blueprint yang berpijak pada tiga pilar: penguatan arena kebudayaan, pengembangan di arena pendidikan tinggi, dan perumusan posisi dalam arena ekonomi politik kebudayaan termasuk menghasilkan fikih kebudayaan dan petunjuk teknis resmi.

"Harapan saya adalah bahwa kemudian kita mulai bisa melihat Muhammadiyah itu bukan cuman gerakan Islam berkemajuan, tapi kita camkan di situ bahwa Muhammadiyah itu adalah gerakan budaya berkemajuan," tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) sukses menjadi penyelengg....

Suara Muhammadiyah

26 November 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Akses untuk belajar langsung dari perempuan-perempuan pemimpin y....

Suara Muhammadiyah

23 June 2026

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Tak hanya ingin dikenal semata dalam bidang amal usaha pendidikan dan....

Suara Muhammadiyah

19 April 2025

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah  Kalimantan Te....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ....

Suara Muhammadiyah

16 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah