SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Fenomena kedermawanan masyarakat di Jawa Tengah menunjukkan tren positif setelah Lazismu Jawa Tengah melaporkan penghimpunan rekor sebesar Rp92 miliar sepanjang Ramadhan 1447H. Capaian masif ini mencerminkan tingginya kesadaran berzakat sekaligus efektivitas sistem manajemen yang dijalankan lembaga amil tersebut.
Capaian fantastis ini menjadi sejarah baru bagi Lazismu Jawa Tengah. Perolehan tersebut melonjak drastis dibandingkan periode sebelumnya. Oleh karena itu, manajemen memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para donatur dan muzakki yang telah menyalurkan dana melalui lembaga ini.
"Alhamdulillah, penghimpunan Ramadan 1447H tembus rekor Rp92 miliar. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang luar biasa terhadap Lazismu," ujar Dwi Swasana Ramadhan selaku Ketua BP Lazismu Jawa Tengah dalam keterangan resminya.
Keberhasilan penghimpunan ZIS Ramadhan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif. Pihak manajemen menekankan bahwa soliditas organisasi dari tingkat wilayah hingga akar rumput menjadi kunci utama. Dukungan penuh dari pimpinan wilayah hingga ranting memastikan program berjalan maksimal.
"Kami juga berterima kasih atas kolaborasi hebat dari Lazismu Daerah dan para mitra. Dukungan pimpinan wilayah, pimpinan daerah, hingga PCM dan Ranting sangat menentukan hasil ini," kata Tafsir selaku Ketua PWM Jawa Tengah menambahkan.
Penyaluran Dana Umat dan Program Lanjutan
Selain menghimpun dana, Lazismu Jawa Tengah memastikan penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Salah satu fokus utama saat ini adalah pemberdayaan yatim melalui program 1088 beasiswa. Program tersebut bertujuan untuk menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak yang membutuhkan di wilayah Jawa Tengah.
Suprapto selaku Manajer Area Lazismu Jateng menegaskan bahwa akuntabilitas menjadi prioritas utama lembaga. "Kepercayaan ini adalah amanah. Selain beasiswa, saat ini kami langsung tancap gas melakukan persiapan penghimpunan program RendangMu untuk Idul Adha mendatang," jelasnya.
