Rektor UMAM Ceramah di PCIM dan PPI Maroko

Publish

27 April 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
59
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Rektor UMAM Ceramah di PCIM dan PPI Maroko

Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko mengadakan "Ngaji Ilmiah" dengan judul : Dinamika Intelektual Muslim Global. Acara ini diadakan pada Ahad, 26 April 2026 di kantor kedua organisasi tersebut di Rabat, Maroko. Dr. Saidul Amin Rektor Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM), dan juga Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut yang didampingi oleh Ketua BPH UMRI Prof Dr Muhammad Nazir Karim yang didaulat memberikan kata Nasehat kepada seluruh peserta pengajian.

Dalam pembicaraanya, Dr. Saidul Amin menjelaskan bahwa sudah banyak para intelektual Muslim yang membicarakan isu Pemikiran Islam global ini, di antaranya Prof. Dr. Tariq Ramadhan, pemikir asal Mesir, yang juga cucu dari Hasan al- Banna, dosen di Oxford university. Secara geneologi, ada dua kelompok besar yang mewarnai belantika Pemikiran Islam, yaitu ; tradisionalis dan modernis. 

Kelompok pertama ditandai dengan keterikatan pada mazhab tertentu dan sangat berhati-hati dalam berijtihad, adaptif terhadap tradisi dan budaya yang ada. Pada sisi lain kelompok ini biasanya meligitimasi faham tasawuf. Sementara kelompok kedua, tidak terikat dengan mazhab tertentu, akan tetapi cenderung kritis dan seringkali mengadakan penilaian ulang terhadap pendapat para Imam mazhab dengan merujuk kembali setiap ijtihad yang ada kepada sumber asal, al-Quran dan al- Sunnah. Ciri ainnya, kelompok ini cenderung frontal dengan gerakan Sufi dan selektif memandang adat dan tradisi. Sehingga dapat dipisahkan, mana yang bisa dipakai dan mana pula yang harus ditolak sebab dianggap bertentangan dengan Syariah. 

Namun, seiring dengan perkembanga zaman, perbedaan kedua kelompok ini mulai sangat samar. Sebab banyak kelompok tradisionalis melahirkan generasi Modernis, begitu juga sebaiknya. Maka muncullah aliran baru yang dikenal dengan Neo Tradisionalis dan Post modernis yang bermuara pada satu titik, ingin kembali menghadirkan Islam sebagai solusi peradaban Dunia.

Akan tetapi metode yang digunakan juga berbeda. Ada yang berpegang teguh pada turas yang ada secara utuh, ada yang menggabungkannya dengan realita, ada pula yang menggunakan pendekatan barat sebagai alat penyempurna, tapi ada pula yang menerima teori barat secara utuh sehingga tradisi keilmuan islam hanya sebagai pelengkap. Bahkan ada kelompok yang menganggap gerakan kesufian sebagai jalan keluar atau solusi. Artinya, belantika Pemikiran Islam itu berupa orkestra, bukan nyanyian solo.

Untuk itu Rektor UMAM yang juga ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau tersebut menyarankan agar alumni Maroko harus tampil ke depan memberikan corak tersendiri. Sebab Negeri Magrib al- Islam ini unik. Di sini sudah lama terjadi pertembungan antara dua budaya besar, Timur dan Barat. Dua aliran Pemahaman Islam, Ahl Zahir atau kelompok tektualis dan Ahl Batin, aliran sufi. Di sini juga lahir banyak para filosof. Artinya bumi ini memiliki kejayaan khazanah Ilmu yang luar biasa. Maka kader Muhammadiyah yang belajar di Maroko akan menjadi species baru di Persyarikatan, yaitu kader Internasional Muhammadiyah. Begitu juga kader NU yang belajar di Maroko harus menjadi NU plus. Jangan lagi terkungkung dengan isu khilafiah klasik, tapi mampu memahami permasalahan umat secara kaffah.

Selama lebih dari dua jam, para peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut. Ketua PCIM Fauzan dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang sudah berkenaan datang dan juga kepada rekan PPI yang banyak berasal dari NU atas kehadirannya ke acara ini. Sementara wakil ketua PPI, Dimas Ahnan juga mengapresiasi acara yang diplopori oleh PCIM tersebut. Semoga di masa akan datang akan banyak acara besar yang bisa dilaksanan secara bersama-sama.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUWANGI, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 149 Universitas Ahmad Da....

Suara Muhammadiyah

3 September 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Semarang ....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syamsul Anwar hadir dalam Resepsi....

Suara Muhammadiyah

7 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - LazisMu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar seremon....

Suara Muhammadiyah

23 April 2025

Berita

BANYUWANGI, Suara Muhammadiyah – Sesuai Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang telah meneta....

Suara Muhammadiyah

15 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah