Ribuan Siswa SMP/MTs Muhammadiyah se-Surabaya Ikuti Praktik Manasik Haji

Suara Muhammadiyah

3 February 2026

794
Praktik Manasik Haji SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya

Praktik Manasik Haji SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - ​Sebanyak 1.730 siswa dari 18 SMP dan MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya memadati Asrama Haji Sukolilo pada Selasa (3/2). Kehadiran mereka untuk mengikuti agenda tahunan Ujian Praktik Manasik Haji yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam).

​Ketua Foskam SMP/MTs Muhammadiyah Surabaya, Drs H Ali Mujafal, MPdI menyampaikan, kegiatan ini merupakan program rutin yang terus dievaluasi setiap tahunnya. Berdasarkan evaluasi sebelumnya, program ini mendapat respons positif di atas 75% dari sekolah, siswa, maupun wali murid.

​"Anak-anak diharapkan paham apa itu rukun, wajib, hingga sunnah haji. Namun lebih dari itu, kami ingin menanamkan nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, ketertiban, kerapian, kekompakan, hingga kesabaran," ujarnya.

​Peserta tahun ini, sebut Ali, mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu. Jika sebelumnya diikuti oleh 1.600 siswa, tahun ini tercatat sebanyak 1.730 siswa dari seluruh sekolah Muhammadiyah tingkat menengah di Surabaya turun ke lapangan.

​"Mudah-mudahan ini menjadi syiar kita bersama, sehingga sekolah Muhammadiyah terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya," harapnya.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, H Dikky Syadqomullah, MHES memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya praktik manasik haji massal tersebut. Menurut Dikky, kegiatan tahunan ini merupakan bentuk syiar agama yang luar biasa, sekaligus sarana edukasi praktis bagi generasi muda Muhammadiyah dalam memahami rukun Islam yang kelima.

​"Harapannya ke depan, anak-anak ini sudah siap secara fisik, mental, maupun rohani. Haji itu bukan hanya soal fisik, tetapi ada bentuk zikir di dalamnya. Dengan pelatihan ini, anak-anak kita terbiasa berzikir kepada Allah sejak dini," jelas Dikky.

​Selain sebagai bekal pribadi, Dikky menyebutkan bahwa pengajaran manasik sejak tingkat SMP bertujuan agar para siswa siap jika suatu saat harus mendampingi atau menggantikan peran orang tua dalam beribadah.

​"Kita tunjukkan bahwa anak-anak Muhammadiyah sudah siap ketika ada panggilan haji. Jika suatu saat orang tua berhalangan atau ada udzur, anak-anak ini sudah memiliki bekal ilmu untuk menggantikan," tandasnya. (Yuda)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhamammdiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Lazismu Uha....

Suara Muhammadiyah

23 May 2026

Berita

Integrasikan AI ke Layanan Perpustakaan SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Prestasi membanggakan kemba....

Suara Muhammadiyah

22 August 2025

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah - Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) CUP II Tapak Suci Sumatera Selatan, UIN....

Suara Muhammadiyah

3 July 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan delegasi Arigatou Inter....

Suara Muhammadiyah

25 June 2026

Berita

Dowanload Logo Milad Nasyiatul Aisyiyah ke-93 / 96 YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Nasyiatul Aisyi....

Suara Muhammadiyah

16 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah