Saingi 81 Ribu Peserta, Mahasiswa UM Bandung Lolos Program GSA

Suara Muhammadiyah

15 May 2026

303

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Nisa Aghnia Nurul Al Thof, yang akrab dipanggil Althof, mahasiswa prodi Psikologi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, berhasil terpilih sebagai salah satu dari 2.000 peserta Google Student Ambassador (GSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Google Indonesia.

Program ini diikuti oleh lebih dari 81.800 mahasiswa dari 1.900-an universitas di seluruh Indonesia. Menjadikannya salah satu program pengembangan mahasiswa berbasis teknologi dan AI dengan persaingan yang cukup ketat.

Keikutsertaan Althof dalam program tersebut berawal dari rasa penasaran setelah sering melihat informasi mengenai Google Student Ambassador di media sosial.

Dia kemudian mulai mencari berbagai informasi melalui akun resmi GSA serta pengalaman para alumni tahun sebelumnya.

Dari sana, Althof mencoba mempelajari pola dan proses seleksinya secara mandiri, mulai dari memahami kebutuhan program hingga mempersiapkan diri untuk mengikuti setiap tahap seleksi.

Dalam prosesnya, Althof mengaku menghadapi beberapa tantangan. Terutama saat masa onboarding yang berlangsung bersamaan dengan kegiatan lomba yang sedang dia jalani.

Kondisi tersebut membuatnya harus membagi waktu antara persiapan lomba dan pengerjaan konten untuk program GSA. Selain itu, dia juga merasa tertantang karena belum memiliki pengalaman sebagai content creator.

Meski begitu, pengalaman tersebut justru menjadi kesempatan baru baginya untuk belajar secara langsung melalui proses “learning by doing”, khususnya dalam bidang pembuatan konten digital dan personal branding.

Selama mengikuti program ini, Althof tidak hanya belajar mengenai pemanfaatan teknologi dan AI. Namun, mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas, dan adaptasi terhadap perkembangan digital.

“Program Google Student Ambassador sendiri mendorong para mahasiswa untuk menjadi agen perubahan di lingkungan kampus dengan membawa semangat inovasi, kolaborasi, dan literasi teknologi yang lebih luas,” ujar Althof, di kampus UM Bandung, Jumat (15/05/2026).

Ke depannya, Althof berharap kehadiran Google Student Ambassador di lingkungan kampus dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa. Khususnya dalam memaksimalkan penggunaan AI dalam konteks akademik secara bijak dan tetap sesuai regulasi yang berlaku.

Dia juga terinspirasi dari salah satu pesan yang disampaikan saat inaugurasi Google, yakni “jangan mendegradasi otak dengan AI”.

Menurutnya, Artificial Intelligence atau AI seharusnya dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas. Bukan malah digunakan untuk menggantikan kemampuan berpikir kritis manusia.*


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menjadi salah....

Suara Muhammadiyah

19 January 2026

Berita

TANGSEL, Suara Muhammadiyah - Tim Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu ....

Suara Muhammadiyah

25 July 2026

Berita

Melampaui Daging dan Tulang: Mengapa Kita Lebih dari Sekadar Materi Oleh: Donny Syofyan, Dosen Faku....

Suara Muhammadiyah

8 November 2025

Berita

LSP UMY Miliki 36 Skema Siap Dukung Calon Lulusan UMY  YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembag....

Suara Muhammadiyah

17 February 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pemilihan Puteri Muslimah mahasiswa STIE Muhammadiyah Cilacap dik....

Suara Muhammadiyah

19 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah