Sampah Plastik Menumpuk, UMY Dampingi Dewi Kajii Kembangkan Souvenir Daur Ulang

Publish

5 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
100
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Sampah Plastik Menumpuk, UMY Dampingi Dewi Kajii Kembangkan Souvenir Daur Ulang

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Meningkatnya volume sampah plastik rumah tangga di kawasan Kadisoro, Bantul, menjadi persoalan yang kian dirasakan masyarakat. Selain mengganggu kebersihan lingkungan, penumpukan limbah plastik juga berpotensi menurunkan citra kawasan wisata apabila tidak dikelola secara sistematis.

Merespons kondisi tersebut, dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr. Ratih Herningtyas, S.IP., MA menggagas program pendampingan pemanfaatan sampah plastik menjadi produk souvenir tematik di Desa Wisata Dewi Kajii. 

Program ini mendorong masyarakat tidak lagi memandang sampah sebagai residu tak bernilai, melainkan sebagai bahan baku industri kreatif desa. Sampah plastik yang sebelumnya terbuang kini dipilah, dibersihkan, dan diolah menjadi produk cendera mata khas yang merepresentasikan identitas lokal Dewi Kajii.

Ratih menegaskan, persoalan lingkungan perlu diselesaikan melalui pendekatan yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi masyarakat.

“Pengelolaan sampah tidak cukup berhenti pada aspek kebersihan. Ia harus terhubung dengan strategi peningkatan pendapatan dan kesadaran ekologis warga,” ujar Ratih saat dihubungi secara daring pada Kamis (5/3).

Dalam pelaksanaannya, warga memperoleh pelatihan teknis pengolahan plastik daur ulang sekaligus pendampingan desain produk, pengemasan, dan penyusunan identitas merek. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat positioning Dewi Kajii sebagai desa wisata berbasis edukasi lingkungan.

Program pendampingan tersebut telah dimulai sejak Sabtu (28/2) dan akan berlangsung hingga akhir tahun 2026, untuk memastikan proses produksi berjalan konsisten, kualitas produk terstandar, serta strategi pemasaran dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat.

Melalui inisiatif ini, persoalan sampah plastik diharapkan tidak hanya teratasi secara bertahap, tetapi juga bertransformasi menjadi peluang ekonomi baru yang memperkuat keberlanjutan Desa Wisata Dewi Kajii. (Naf)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas M....

Suara Muhammadiyah

19 January 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah — Ekoteologi di lingkungan kampus tidak boleh berhenti sebagai wa....

Suara Muhammadiyah

21 November 2025

Berita

BATANG, Suara Muhammadiyah - Suasana semarah tampak dalam kegiatan Lomba Pandu Tangguh Kwartir Hizbu....

Suara Muhammadiyah

17 November 2023

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Pada Rabu, 7 Agustus 2024, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menjad....

Suara Muhammadiyah

9 August 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar tampil sebagai fasi....

Suara Muhammadiyah

27 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah