Santri PPI AMF Hadirkan Inovasi Teh Putri Malu untuk Penderita Insomnia

Suara Muhammadiyah

9 December 2025

654
Teh Putri Malu

Teh Putri Malu

MALANG, Suara Muhammadiyah - Santri Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar (PPI AMF) kembali menghadirkan inovasi bermanfaat bagi masyarakat. Kali ini, sejumlah santri kelas 7 SMP AMF berhasil menciptakan teh herbal berbahan dasar daun putri malu yang diklaim mampu membantu mencegah insomnia.

Aqeela Ahmad Darun, salah satu santri pencetus ide, menjelaskan bahwa inovasi ini berawal dari praktikum mata pelajaran IPA. Guru IPA mereka mendorong para siswa untuk menghasilkan produk kreatif, sehingga lahirlah teh herbal berbahan putri malu tersebut. Ahmad sapaan akrabnya menilai, produk ini sangat sesuai dengan kebutuhan banyak orang, termasuk para santri PPI AMF yang kerap mengalami kesulitan tidur. “Efeknya sangat terasa, kualitas tidurnya terasa lebih baik. Kami bangun tetap segar dan tidak mengantuk di kelas,” ujar santri asal Bali itu.

Pemilihan tanaman putri malu dilakukan karena tanaman ini mudah ditemukan namun sering diabaikan. Ketersediaannya yang melimpah membuatnya efisien sebagai bahan inovasi para santri. Untuk membuat teh herbal ini, para santri menggunakan daun putri malu yang dipadukan dengan madu, jahe, kayu manis, dan air. Seluruh bahan direbus selama dua hingga tiga jam untuk mendapatkan sari teh terbaik.

Dari segi tampilan, teh ini tidak berbeda dengan teh pada umumnya, berwarna cokelat. Rasanya cukup manis sehingga mudah diterima anak-anak dan remaja. Produk ini telah diuji coba oleh teman-teman sekelas Ahmad dan mendapat respons positif. “Ada satu teman yang sering mengantuk di kelas. Setelah minum teh ini, dia jadi lebih segar,” tuturnya.

Guru IPA SMP AMF, Zumrotin Firdaus, yang juga Wakil Kepala SMP–SMA AMF Bidang Kurikulum, turut membimbing proses pembuatan produk ini. “Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat,” ujarnya. Ia mengarahkan siswa sejak tahap pencarian tanaman, pemilihan daun, pencucian, hingga pembuatan ekstrak herbal sesuai prosedur praktikum.

Ke depan, Firda dan para santri berencana memproduksi teh herbal ini secara massal. Saat ini mereka tengah menyiapkan konsep kemasan yang menarik. “Harapan kami, teh herbal ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang mengalami insomnia agar memperoleh tidur yang lebih berkualitas,” tuturnya. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Pengembangan di sektor pendidikan terus dilakukan oleh Muhammadiyah. Ha....

Suara Muhammadiyah

21 February 2024

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Sekitar 500 anak yang berasal dari 30 Taman Kanak-kanak di Kapanew....

Suara Muhammadiyah

20 January 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyambut hangat ked....

Suara Muhammadiyah

15 August 2024

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah – Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Program Pascasarjana ....

Suara Muhammadiyah

23 October 2024

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah K....

Suara Muhammadiyah

23 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah