Sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah di Palembang Jadi Pelopor Gerakan 'Sekolah Emas'

Publish

23 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
825
Dok Istimewa

Dok Istimewa

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah – Sekolah-sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah di Palembang kian menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan dengan menjadi pionir dalam program "Ekonomi Hijau Sekolah" yang digagas oleh Bank Sampah Amanah Palembang. Inisiatif ini tidak hanya sekadar mengelola sampah, tetapi juga mengubahnya menjadi "emas" atau keuntungan finansial yang bermanfaat bagi sekolah.

Didanai sepenuhnya oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI, BPPDLH, dan Indonesia Folu Net Sink 2030, serta didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang, program ini berfokus pada pemasangan dropbox sampah untuk memfasilitasi pemilahan sampah botol dan gelas plastik.

Menurut Andiwijaya, Ketua Bank Sampah Amanah Palembang, program ini bukan hanya soal penempatan fasilitas, melainkan sebuah sarana edukasi dan pendampingan berkelanjutan. "Kami melihat potensi besar di sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah. Mereka memiliki komitmen yang kuat untuk mendidik siswa agar peduli lingkungan," ujarnya, 22 Agustus 2025.

Program ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan sebelumnya yang telah berjalan sejak akhir 2024 di SMP Muhammadiyah 4, SMA Aisyiyah 01, dan Universitas Aisyiyah Palembang. Kini, program diperluas ke SMA Muhammadiyah 6, MTS Muhammadiyah 1, dan SMK 'Aisyiyah. Dengan penambahan ini, total ada enam institusi pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah yang terlibat.

Pengangkutan sampah dilakukan setiap 10-14 hari sekali, dengan volume rata-rata sampah botol plastik mencapai 8-10 kilogram dan gelas plastik 3-6 kilogram. Andiwijaya menjelaskan, "Sampah yang sudah terpilah kami konversi menjadi uang. Dana ini bisa digunakan untuk kas sekolah atau mendukung program OSIS. Ini adalah bukti nyata bahwa sampah bisa menjadi berkah."

Para kepala sekolah menyambut program ini dengan antusiasme tinggi, melihatnya sebagai bagian dari pendidikan holistik.

Muhammad Fahdhil, M.Pd., Kepala SMA Muhammadiyah 6, menyatakan, "Kami sangat senang menjadi bagian dari gerakan ini. Ini adalah pelajaran praktis bagi siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan sambil belajar mengelola sumber daya."

Senada dengan itu, Imalinda Liasari, S.Pd.I., Kepala MTS Muhammadiyah 1, menambahkan, "Program ini sejalan dengan visi kami untuk membentuk siswa yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama serta lingkungan. Kami berharap program ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain."

Sementara itu, Muhamad Deni, S.Pd., Gr., Kepala SMK Aisyiyah, menekankan manfaat finansial yang didapat. "Selain edukasi lingkungan, program ini membantu siswa dan sekolah menghasilkan dana tambahan dari sampah. Ini membuktikan bahwa kreativitas bisa mengubah sampah menjadi berkah," tutupnya.(andiwijaya)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Melalui kreasi dan kreativitas, siswi Madrasah Mu'allimaat Muhammad....

Suara Muhammadiyah

29 January 2025

Berita

METRO, Suara Muhammadiyah - Di tengah persaingan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, ma....

Suara Muhammadiyah

7 May 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universit....

Suara Muhammadiyah

1 December 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Bertempat Aula GKB 1 Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS)....

Suara Muhammadiyah

11 November 2023

Berita

Memutus Rantai Riba, Merajut Ketentraman Hati YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Puput sempat r....

Suara Muhammadiyah

18 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah