Semangat Belajar PAUD dan Visi Wajib Belajar 13 Tahun

Suara Muhammadiyah

14 April 2026

373
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Early Childhood Professional Learning Series VIII, Tema: ReBuilding the Foundation of Early Learning

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Rangkaian konferensi dan workshop Early Childhood Professional Learning Series VIII yang berlangsung 11–14 April 2026 menghadirkan Dr. Pamela C. Phelps, pendidik dan peneliti internasional, serta penulis Beyond Center and Circle Time (BCCT). Acara ini mengusung semangat Strengthening Early Childhood Education Together dengan fokus membangun kembali fondasi pembelajaran anak usia dini.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, memberikan apresiasi kepada institusi yang menunjukkan semangat belajar dan menyampaikan visi masa depan pendidikan setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Beliau menekankan bahwa semangat belajar dan keberanian menyusun visi adalah fondasi penting bagi penguatan PAUD di Indonesia.

“Semangat belajar dan keberanian menyampaikan visi masa depan adalah fondasi penting bagi penguatan PAUD di Indonesia. Apresiasi ini adalah dorongan agar institusi terus berinovasi dan berkolaborasi,” ujar Gogot.

Dalam sesi utama, Dr. Pamela menekankan bahwa kesejahteraan emosional, kompetensi sosial, dan kemampuan kognitif adalah fondasi perkembangan manusia. Ia menyoroti pentingnya lima tahun pertama sebagai masa pertumbuhan pesat, hubungan penuh kasih dan responsif sebagai dasar kesehatan dan perkembangan, bermain sebagai hakikat pembelajaran yang kini sering terabaikan karena tekanan standar dan teknologi, serta peran sistem limbik dalam mengoptimalkan pembelajaran melalui pengalaman positif.

Pamela juga mengaitkan teori Seven Essential Life Skills dari Ellen Galinsky, yang menekankan keterampilan hidup esensial seperti fokus, komunikasi, berpikir kritis, dan perspective taking. Ia menekankan bahwa perspective taking — kemampuan memahami sudut pandang orang lain — sering kali terlewatkan, padahal menjadi kunci dalam membangun kehidupan sosial anak.

Selain materi internasional, acara ini juga menampilkan kebijakan nasional seperti Buku Desain Besar Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dan Dashboard Profiling PAUD di Indonesia. Keduanya menjadi kerangka kerja untuk memastikan layanan PAUD merata, berbasis data, dan dapat diukur keberhasilannya.

Dirjen Gogot juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap program Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup 1 tahun prasekolah, 6 tahun sekolah dasar, 3 tahun sekolah menengah pertama, dan 3 tahun sekolah menengah atas. Kebijakan ini diharapkan memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang utuh sejak usia dini hingga remaja, dengan fondasi kuat pada masa prasekolah.

Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat turut diperkenalkan sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan, menekankan pembiasaan positif sejak dini. (HA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KULONPROGO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Girimulyo menyelenggarakan pe....

Suara Muhammadiyah

11 November 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pembentukan karakter dan kedisiplinan serta gebyar bakat kreativitas s....

Suara Muhammadiyah

23 July 2026

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam memperku....

Suara Muhammadiyah

30 January 2026

Berita

SERUYAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PWM Kalteng), akan me....

Suara Muhammadiyah

11 April 2025

Berita

FOLU Goes to School di Gunungkidul: MLH PP Muhammadiyah Dorong Akselerasi Mitigasi Karbon Melalui La....

Suara Muhammadiyah

8 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah