YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Makna kemerdekaan kembali diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata oleh Lazismu Mantrijeron. Memanfaatkan momentum bulan Agustus, lembaga amil zakat ini menggelar aksi sosial bertajuk "Tebar Kebaikan di Bulan Kemerdekaan" dengan membagikan total 134 paket bantuan pangan bagi warga dhuafa di wilayah Mantrijeron, Kota Yogyakarta.
Puncak aksi kepedulian digelar pada Jumat (21/8/2026) di Gedung Ridho Ilahi Dukuh. Berkolaborasi erat dengan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Mantrijeron, sebanyak 124 paket sembako disalurkan secara merata dengan melibatkan jaringan 31 masjid dan musala se-Kemantren Mantrijeron.
Kepala Kantor Lazismu Mantrijeron, Suhaibun Febrianto, S.E., menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen berkelanjutan Lazismu dalam hadir di tengah-tengah masyarakat. "Melalui momentum bulan kemerdekaan ini, kami ingin memastikan kepedulian dan kebahagiaan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat dhuafa, sekaligus menguatkan sinergi antara Lazismu, relawan, dan elemen Angkatan Muda Muhammadiyah di wilayah Mantrijeron," tegasnya.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mantrijeron, Wijiyono, S.H. Dalam sambutannya, Wijiyono menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi aktif generasi muda dan amil dalam berbagi kebahagiaan kepada sesama. Turut hadir memberikan dukungan moral, Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Mantrijeron.
Suasana penyaluran pun semakin hangat dan bermakna dengan hadirnya Ustadz Sutan Kumala Pontas yang memberikan tausiyah penyejuk hati bagi para penerima manfaat. Dalam tausiyahnya, Sutan menekankan pentingnya menjaga rasa syukur dan memperkuat solidaritas sosial di tengah keprihatinan ekonomi.
Kebahagiaan para warga terpancar jelas saat menerima bantuan tersebut. Lintang Tri Utomo, yang merupakan salah satu pendamping dari salahsatu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.
"Alhamdulillah, terima kasih kepada AMM dan juga Lazismu Mantrijeron. InsyaAllah paket ini sampai kepada orang-orang yang berhak. Banyak Bapak-bapak dan Ibu-ibu di sini adalah orang-orang yang memang sangat membutuhkan, baik dalam tingkatnya masing-masing. Dan semoga kegiatan ini bisa terus berjalan dan terus bermanfaat untuk semuanya," ungkapnya penuh rasa haru.
Aksi kemanusiaan ini tak berhenti pada pembagian sembako massal semata. Jejak kebaikan telah lebih dulu ditorehkan pada Rabu (19/8/2026), ketika Lazismu Mantrijeron menyusuri lorong-lorong ketulusan bersama para relawan AmbulanMu Mantrijeron. Dengan penuh kehangatan, mereka menemui 10 keluarga pasien dhuafa.
Mereka yang selama ini berjuang melawan sakit di tengah keterbatasan dan setia didampingi oleh AmbulanMu Mantrijeron beserta para relawan. Sebanyak 10 paket santunan diserahkan langsung ke tangan mereka. Menghadirkan senyum, secercah harapan, dan ketenangan bahwa dalam perjuangan panjang menuju kesembuhan, mereka tidak pernah sendirian. (Nur’aini Puji Lestari)

