Silaturahmi Akbar Guru Muhammadiyah Banyumas, Momentum Konsolidasi Pendidikan Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

431
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Ribuan guru dan karyawan sekolah Muhammadiyah se-Banyumas memadati Auditorium Ukhuwah Islamiyyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sabtu (11/4/2026), dalam kegiatan yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas melalui Majelis Dikdasmen dan PNF.

Ketua panitia, Welas Rarasati, M.Pd., menegaskan bahwa silaturahmi menjadi kunci penguat soliditas pendidik dan tenaga kependidikan Muhammadiyah.

Menurutnya, kekuatan utama pendidikan Muhammadiyah terletak pada kebersamaan dan kesamaan visi dalam mencerdaskan sekaligus menginspirasi generasi muda.

“Didiklah generasi muda—anak-anak kita sebagai calon kader persyarikatan dengan ilmu dan akhlak yang baik. Langkah kecil hari ini bisa menciptakan perubahan besar di masa depan,” ujarnya.

Memasuki puncak acara, pengajian disampaikan KH Drs Ahmad Kifni dengan pesan ideologis yang kuat. Ia menegaskan bahwa amal usaha Muhammadiyah merupakan amanah persyarikatan yang harus dijaga bersama dengan penuh tanggung jawab.

Ia juga menekankan pentingnya loyalitas, keikhlasan, keteladanan, serta profesionalitas guru sebagai pilar utama pendidikan, disertai nilai taat aturan, musyawarah, keadilan, dan saling menghargai.

“Sekolah Muhammadiyah adalah milik umat, bukan individu, sehingga harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Jadilah guru atau murid, karena di situlah kemuliaan berada,” tegasnya.

Ketua Majelis Dikdasmen, H Asep Saeful Anwar, MM, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran dengan menyeimbangkan pemahaman agama dan penguasaan teknologi.

Ia juga mengakui masih adanya kekurangan dalam pemahaman makna bacaan salat di kalangan siswa.

“Kita harus mendorong keseimbangan antara kecakapan IT, kemampuan sosial, dan jiwa kewirausahaan,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Dr H Ibnu Asaddudin, S.Ag., M.Pd., menegaskan komitmen pemerintah dalam memperlakukan sekolah negeri dan swasta secara setara.

“Tidak ada perbedaan antara sekolah negeri dan swasta, semua harus berkembang bersama, dan kita dituntut menjadi pribadi yang adaptif serta serba bisa,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, KH Drs M Djohar, M.Pd., menegaskan pentingnya soliditas dan sinergi antar lembaga pendidikan Muhammadiyah. Ia juga mendorong penerapan pembelajaran berbasis kompetisi sebagai strategi meningkatkan daya saing siswa yang tangguh, adaptif, dan bermental juara.

“Guru adalah garda terdepan. Kekuatan Muhammadiyah ada pada kebersamaan dan sinergi para penggeraknya. Kita harus berani berubah karena pembelajaran tidak cukup hanya menyampaikan materi, tetapi harus melatih mental kompetisi siswa,” tandasnya.(Tarqum)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Diskusi Publik Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muh....

Suara Muhammadiyah

15 November 2025

Berita

BATANG, Suara Muhammadiyah - Musyawaran Ranting PRM Sodong, Wonotunggal, Batang, Jawa Tengah ya....

Suara Muhammadiyah

16 December 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen prodi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah (UM) Ban....

Suara Muhammadiyah

31 March 2026

Berita

20 Mahasiswa Didata, Bergabung HIPMI PT Cilacap CILACAP, Suara Muhammadiyah - Road show sekolah wir....

Suara Muhammadiyah

17 July 2024

Berita

LAMTIM, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Lampung Timur Bersama dengan Pimpina....

Suara Muhammadiyah

30 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah