CILACAP, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 268 siswa SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Plus Cilacap mengikuti kegiatan Pelatihan dan Kader Dasar Taruna Melati I (PKDTM I) di gedung Selatan dan Utara SMP Mutu Plus Cilacap, acara diadakan sejak Jumat-Ahad (24-26/04/2026). Peserta PKDTM I diikuti oleh seluruh siswa kelas 7.
Sekretaris Umum Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Cilacap, Maya Fitriani mengucapkan terimakasih kepada SMP Mutu Plus, karena telah mempercayai PD IPM untuk menghandle kegiatan Taruna Melati I.
"Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar serta terkonsep untuk pembentukan karakter siswa," jelasnya.
Materi pelatihan kader dasar Taruna Melati I antara lain: Al Islam, Kemuhammadiyahan, Keorganisasian, Retorika Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Ke-IPM-an.
"Narasumber dengan kolaborasi bersama Ortom, PDNA, PDPM dan IMM serta MDMC," ujarnya.
Kegiatan dilengkapi forum diskusi dan presentasi pada saat sesi penyampaian materi.
"Anak-anak aktif dan kreatif dalam forum diskusi. Dan nilai leadership cukup tinggi bagi kelas 7 ini," katanya.
Waka Kesiswaan SMP Mutu Plus Cilacap, Milana Erliyani mengharapkan mereka para siswa bisa menerapkan di kehidupan sehari-hari ilmu dan pengalaman yang didapat selama kegiatan Taruna Melati I.
"Setelah pulang kegiatan ini, minta maaf kepada kedua orang tua, pesan dari kakak pembina PD IPM. Mendidik kemandirian siswa," ujarnya.
Terimakasih support dari orang tua wali murid sangat membantu lancarnya kegiatan Taruna Melati I.
"Alhamdulillah, selesai kegiatan Taruna Melati I dengan lancar dan anak-anak pada sehat semua," ucapnya.
Diharapkan siswa setelah mengikuti Taruna Melati I menjadi calon IPM dan selanjutnya sebagai kader.
"Mereka para siswa agar lebih kental memiliki jiwa Ke-Muhammadiyah-an," harapnya.
Kepala Sekolah SMP Mutu Plus Cilacap, Bambang Kusmiyanto menjelaskan seluruh siswa SMP Mutu Plus merupakan anggota IPM.
"Support selama tiga hari mengadakan kegiatan pengkaderan untuk anak-anak SMP Mutu Plus," jelasnya.
Harapan setelah mendapat ilmu dan pengalaman serta nilai-nilai karakter yang tertanam.
"Bisa menjadi bekal nanti untuk lanjut memperdalam sebagai kader IPM, " pungkasnya.(Wasis)

