Sosiolog Sepak Bola Unismuh Soroti Dampak Pergantian Pelatih Timnas Indonesia

Suara Muhammadiyah

7 January 2025

1489
Shin Tae-yong

Shin Tae-yong

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi memberhentikan Shin Tae-yong dari posisi pelatih tim nasional Indonesia pada Senin, 6 Januari 2025. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan kebutuhan akan kepemimpinan yang lebih baik untuk mencapai target lolos ke Piala Dunia 2026. 

Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menyatakan bahwa Shin telah menerima keputusan tersebut. "Kami memerlukan kepemimpinan yang menerapkan strategi yang disepakati dengan pemain, berkomunikasi lebih baik, dan menjalankan program yang lebih baik untuk tim nasional kami," ujar Erick dalam konferensi pers. Pengganti Shin Tae-yong, yang belum disebutkan namanya, dijadwalkan tiba di Indonesia pada 11 Januari mendatang. 

Menanggapi keputusan ini, pengamat sepak bola dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) MakaDoc. Istimewassar, Syahban Nur, menyatakan bahwa langkah PSSI terkesan terburu-buru. 

"Kita masih memiliki kesempatan di ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Seharusnya, beri kesempatan kepada Shin Tae-yong untuk menyelesaikan tugasnya, apalagi pecinta sepak bola masih banyak yang berharap padanya," Syahban, Sosiolog Sepak Bola Unismuh Makassar.

Ia menambahkan, meskipun dalam sepak bola wajar jika pelatih diganti saat tidak memenuhi target, Shin Tae-yong telah memberikan dampak positif. 

"Shin membawa timnas senior kembali ke Piala Asia 2023 setelah 16 tahun absen, membawa timnas U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2024 untuk pertama kalinya, dan meningkatkan peringkat FIFA secara signifikan," jelas Dosen Sosiologi Unismuh Makassar itu.

Terkait kriteria pelatih baru, ia menyarankan agar PSSI memilih sosok yang selektif, percaya pada pemain muda dengan bimbingan pemain senior, mampu memantau talenta potensial baik di dalam negeri maupun di Eropa, serta mampu membangun pendekatan personal dengan pemain.

"Pergantian pelatih pasti berdampak pada persiapan timnas menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih baru butuh waktu beradaptasi dengan kultur dan karakter pemain Indonesia. Selain itu, pergantian ini bisa menghambat progres yang telah dibangun oleh Shin Tae-yong," tambah pembina UKM Olahraga Unismuh Makassar ini.

Ia juga mengingatkan bahwa pergantian pelatih di tengah jalan tidak selalu membawa dampak positif, seperti yang dialami Arab Saudi setelah memecat Roberto Mancini. Selain itu, pemutusan kontrak Shin Tae-yong yang masih berlaku hingga 2027 dapat membebani finansial PSSI karena harus membayar pesangon dalam jumlah besar. (Hadi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ceramah tarawih ke-7 yang digelar pada Kamis (6/3) di Masjid ....

Suara Muhammadiyah

7 March 2025

Berita

DENPASAR, Suara Muhammadiyah - Publikasi semakin mudah dilakukan. Media juga semakin banyak dan....

Suara Muhammadiyah

11 October 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menandatangani Akta Jual ....

Suara Muhammadiyah

7 August 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka memperingati Idul Adha 1446 Hijriah, Lembaga Pengka....

Suara Muhammadiyah

9 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Majelis Pengurus Wilayah Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Ind....

Suara Muhammadiyah

20 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah