Spirit Tauhid Nabi Ibrahim

Suara Muhammadiyah

17 June 2024

1627
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad Jadi Khatib idul Adha di Lapangan Kampus UAD

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada hari Senin pagi (17/7) Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan shalat idul adha di lapangan Kampus IV UAD. Dan disiarkan secara langsung di Youtube Masjid Islamic Center UAD.

Penyelenggaraan shalat idul adha ini bekerjasama dengan Pimpinan Ranting  Muhammadiyah Tamanan dan Takmir Masjid Al-Ikhlas Tamanan serta para relawan dari mahasiswa UAD berbagai program studi.

Suasana idul adha kali ini lebih banyak dibandingkan dengan shalat idul fitri, karena banyak dosen dan mahasiswa UAD yang tidak mudik. Dan juga masyarakat sekitar kampus UAD ikut hadir di lapangan UAD.

Muhammad Ilham Baihaki selaku alumni FAI UAD, antusias dengan diselenggarakannya shalat idul adha yang kedua kalinya di lapangan kampus UAD ini.

"Alhamdulillah luar biasa seru nyaman, keren dan penyampaian ustadznya juga jelas" Serunya.

Pada kesempatan kali ini, Imam idul adha yaitu Ustad Suwandi, M.Pd. dan khatib dari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah bidang Pustaka, Informasi dan Digitalisasi yaitu Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si.

Dadang Kahmad, sampaikan terkait tauhid aktif nabi Ibrahim yaitu tauhid yang diiringi dengan amal shalih dan amar ma'ruf nahi munkar. Nabi Ibrahim juga yang memiliki nalar kritis terkait keberadaan alam semesta yang begitu indah tidak mungkin jika tidak ada penciptanya.

Pelajaran dari sejarah Nabi Ibrahim yaitu, Pertama bahwa iman itu harus hidup dan aktif. Bukan iman yang pasif dan statis. Iman aktif itu iman yang mengungkapkan dalam tindakan amal sosial atau hablu min an-naas, melakukan amar ma'ruf nahi munkar, serta berakhlak baik dalam pergaulan dengan sesama manusia.

Kedua, Orang beriman harus ikut aktif melakukan kerja-kerja yang bermanfaat termasuk dalam hal ini ikut memakmurkan bumi dan memelihara bumi dari kerusakan.

Ketiga, kurban menjadi salah satu bentuk kesalehan sosial yang berimplikasi pada keberagamaan setiap muslim. Barangsiapa yang mampu lalu tidak berkurban maka ancamannya tidak boleh mendekat ke tempat shalat kami (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

"Mumpung masih diberi kesempatan hidup oleh Allah yang entah sampai kapan sisa umur ini masih ada. Sungguh alangkah indahnya jika umur yang tersisa ini kita gunakan untuk hal hal yang bermanfaat sehingga menjadi umur yang dipenuhi kasih sayang Allah, umur yang dipenuhi barakah Allah. Harta yang kita punya, mari kita gunakan untuk kepentingan kebaikan, kita gunakan untuk meraih kesenangan di akhirat yang abadi. Jangan sampai kita menyesal selamanya ketika kita berada di alam keabadian." Tutupnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ratusan siswa kelas International Class Program (ICP) SMP Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

26 September 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Kondisi emosional anak-anak Indonesia saat ini dinilai memprihat....

Suara Muhammadiyah

11 August 2025

Berita

TAILAN, Suara Muhammadiyah — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (....

Suara Muhammadiyah

31 May 2026

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Diadakannya stand kesehatan RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka R....

Suara Muhammadiyah

23 December 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kini tengah merampungkan Gedung K....

Suara Muhammadiyah

22 April 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah