Susun Arah Strategis 2026–2027, Unimus Pacu Internasionalisasi hingga Transformasi Digital Kampus

Suara Muhammadiyah

31 July 2026

47
Prof Dr Masrukhi, MPd

Prof Dr Masrukhi, MPd

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menetapkan arah kebijakan strategis 2026-2027. Penetapan itu dipakemkan dalam Rapat Pleno I Rapat Kerja Tahunan (RAKERTA) UNIMUS, Kamis (30/7), di Hotel Griya Persada Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Rektor Unimus Masrukhi mengatakan, arah kebijakan UNIMUS tahun 2026–2027 tidak hanya berorientasi pada pencapaian indikator kinerja, tetapi juga pada pembangunan budaya organisasi yang kuat.

“Arah kebijakan tahun 2026 bertumpu pada core values Excellent and Religious dengan cita-cita menjadikan UNIMUS sebagai kampus yang nyaman, menggembirakan, memajukan, dan memuliakan,” ujarnya.

Menurut Masrukhi, tumpuan itu mewujud pada Excellent and Religious, sebagai identitas sekaligus kekuatan utama UNIMUS dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi global.

“Fondasi tersebut diperkuat melalui penerapan good university governance, penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, profesionalitas, inovasi, kolaborasi, serta keberanian melakukan transformasi,” jelasnya.

Nilai Excellent, terang Rektor, sebagai wujud komitmen UNIMUS untuk terus menghadirkan kualitas terbaik dalam setiap aspek penyelenggaraan caturdharma perguruan tinggi.

“Profesionalisme, budaya mutu, inovasi, produktivitas, dan daya saing internasional menjadi karakter yang harus dimiliki seluruh sivitas akademika,” tuturnya.

Masrukhi menegaskan, kepemimpinan kolegial merupakan model kepemimpinan yang ideal dalam pengembangan perguruan tinggi. Selain memiliki visi yang jelas, seorang pemimpin juga harus mampu membangun kolaborasi dan sinergi bersama seluruh unsur pimpinan.

“Kepemimpinan kolegial berarti tujuan organisasi dicapai melalui kebersamaan, di mana setiap pemimpin saling melengkapi sehingga kelemahan seseorang dapat ditutupi oleh kelebihan yang dimiliki pemimpin lainnya,” bebernya.

Dalam arah kebijakan tersebut, Rektor juga menempatkan transformasi digital sebagai salah satu agenda strategis universitas melalui pengembangan Digital Smart Campus. Integrasi sistem informasi, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), big data analytics, penguatan keamanan siber (cyber security), hingga penerapan paperless policy menjadi langkah yang akan memperkuat efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas tata kelola universitas.

Bersamaan dengan itu, Dalam sesi pleno tersebut, Rektor menetapkan empat program prioritas UNIMUS Tahun 2026–2027 sebagai fokus bersama seluruh unit kerja, yaitu: Akselerasi internasionalisasi dan rintisan akreditasi global program studi untuk memperkuat daya saing internasional dan Penguatan reputasi publikasi ilmiah melalui peningkatan kualitas jurnal terakreditasi SINTA sebagai pengungkit reputasi akademik universitas.

Juga, revitalisasi Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai gerakan kokurikuler integratif dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kaderisasi mahasiswa, Transformasi infrastruktur melalui pengembangan Kampus Bersama IV guna mendukung ekosistem pembelajaran, riset, inovasi, dan pelayanan akademik berbasis teknologi.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BATU, Suara Muhammadiyah - Menteri Koperasi RI Ferry Joko Juliantono hadir dalam Rapat Kerja Nasiona....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Soloraya menye....

Suara Muhammadiyah

20 January 2025

Berita

Bersinergi PT Sumber Segara Primadaya/PLTU Cilacap CILACAP, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat....

Suara Muhammadiyah

22 September 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bandung menggelar ....

Suara Muhammadiyah

5 March 2026

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Puluhan bocah di Kabupaten Pekalongan antusias mengikuti khitanan m....

Suara Muhammadiyah

31 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah