Syawalan PCM Turi, Kesempatan Menginternalisasikan Nilai-nilai Spiritual Pasca Ramadhan

Publish

30 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
58
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi menggelar Pengajian Syawalan, Halal Bihalal, serta pamitan jamaah haji pada Ahad (29/3) di Gedung DakwahMu Ngablak, Bangunkerto, Turi, Sleman. Kegiatan ini menghadirkan Agung Budiyanto, Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM.

Wakil Ketua PCM Turi Agus Nugroho Setiawan mengajak, seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Syawal sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan amal ibadah pasca-Ramadhan.

“Atas nama Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri. Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga amal ibadah kita selama Ramadan diterima Allah dan kita dipertemukan kembali dengan Ramadan yang akan datang,” ujarnya.

Panewu Anom Turi Muh Yunan Nurtrianto mengapresiasi Muhammadiyah Turi atas kontribusinya dalam mendukung program pemerintah, sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama mengatasi persoalan sosial.

“Kami mengajak untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi masyarakat sangat dibutuhkan melalui kegiatan pemberdayaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Sementara, dalam sesi pengajian, Agung Budiyanto yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Syawal merupakan refleksi dari keberhasilan pembinaan spiritual selama bulan suci.

“Ramadan itu membentuk karakter. Setelah Ramadan, manusia seharusnya lebih cepat mendekat kepada Allah, lebih rendah hati, dan tidak merasa paling hebat. Kita ini sejatinya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. “Apa yang ada di sisi kita akan lenyap, sedangkan yang ada di sisi Allah itulah yang kekal. Maka setiap aktivitas harus bernilai akhirat,” lanjutnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya mengendalikan emosi sebagai bentuk kekuatan sejati. “Orang kuat itu bukan yang menang berkelahi, tetapi yang mampu menahan amarah,” ucapnya, menukil hadis Nabi.

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk pamitan jamaah haji PCM Turi tahun 1447 H. Perwakilan jamaah, Sri Ismawati menyampaikan permohonan doa restu dan menyebut, sebanyak 14 calon jamaah haji dari keluarga Muhammadiyah Turi dijadwalkan berangkat pada 23 April 2026. (Arief)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menyambut libur dan mudik Lebaran 2024, PKU Muhammadiyah Yogyakarta....

Suara Muhammadiyah

6 April 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung bersama Universitas Islam ....

Suara Muhammadiyah

6 September 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Wiranto, m....

Suara Muhammadiyah

22 January 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Program Studi Sarjana Terapan Rekayasa Elektro Medis (REM) Polit....

Suara Muhammadiyah

24 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kuantan Singingi melaksa....

Suara Muhammadiyah

22 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah