PASURUAN, Suara Muhammadiyah – Komitmen mencetak kader perempuan berkemajuan yang tangguh dan kompak dibuktikan secara nyata oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Bangkalan. Delegasi Majelis Pendidikan Kader (MPK) PDA Bangkalan berhasil membawa pulang trofi Juara 1 Kategori Jelajah Alam dalam ajang bergengsi 'Aisyiyah Candre Camp (ACC) Jawa Timur 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Agro Mulia Prigen, Pasuruan, pada Kamis–Jum'at (25-26/6/2026) ini diikuti dengan penuh semangat oleh tim dari MPK PDA Bangkalan.
Aisyiyah Candre Camp sendiri merupakan ajang pembinaan kader yang dikemas secara dinamis melalui berbagai aktivitas edukatif, penguatan kepemimpinan, serta kegiatan alam terbuka yang menantang.
Salah satu mata lomba yang menjadi sorotan utama dalam perhelatan ini adalah jelajah alam. Kompetisi ini dirancang khusus untuk menguji kekompakan, ketahanan fisik, strategi, serta kerja sama tim yang solid antar-kader di bawah terpaan tantangan alam terbuka.
Dalam kompetisi tersebut, PDA Bangkalan mengutus tim yang diberi nama legendaris, Siti Baroroh Baried sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh emansipasi dan Ketua Umum PP 'Aisyiyah pertama yang bergelar profesor. Tim yang beranggotakan 8 kader terbaik ini dipimpin langsung oleh Orinda Oktavia Ningtyas. Berkat koordinasi yang baik dan semangat kebersamaan yang kokoh, mereka sukses menaklukkan rintangan dan meraih predikat terbaik.
"Semua yang kami dapatkan hari ini tidak lepas dari dukungan serta kerja sama yang luar biasa antara Ketua PDA Bangkalan, Majelis MPK PDA Bangkalan, dan Majelis Kesehatan. Kebersamaan inilah yang menguatkan kami hingga mampu meraih hasil terbaik," ungkap Orinda penuh syukur.
Bagi para kader, esensi kegiatan ini melampaui sekadar kompetisi. Salah satu anggota tim menuturkan bahwa momentum ACC 2026 memberikan banyak pengalaman berharga, mulai dari mempererat ukhuwah, melatih kekompakan, hingga menumbuhkan semangat kepemimpinan dalam diri setiap kader agar mampu bekerja sama dalam berbagai kondisi.
Ajang 'Aisyiyah Candre Camp bukan sekadar rekreasi tanpa arah. Ketua Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Wilayah ’Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, Ir. Hafifah Imtihanah, menyampaikan harapan sekaligus Rencana Tindak Lanjut (RTL) konkret yang wajib digerakkan oleh seluruh PDA pasca-kegiatan ini.
Dalam arahannya, Hafifah menekankan bahwa melalui kegiatan ini, setiap PDA diharapkan dapat terus menguatkan peran kader dengan fokus pada tiga poin krusial. Pertama, revitalisasi ranting dengan menghidupkan kembali ranting-ranting 'Aisyiyah yang selama ini kurang aktif.
Kedua, ekspansi organisasi dengan menumbuhkan semangat untuk merintis dan membentuk ranting-ranting baru di wilayah masing-masing.
"Ketiga yakni pendampingan ranting unggulan. Kita harus melakukan pembinaan secara berkelanjutan dengan memilih satu ranting untuk didampingi hingga berkembang menjadi ranting yang unggul dan dapat menjadi inspirasi bagi ranting lainnya," tegas Hafifah.
Prestasi gemilang yang ditorehkan oleh MPK PDA Bangkalan ini membuktikan kualitas, ketangguhan, serta jiwa kepemimpinan kader yang luar biasa. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh kader 'Aisyiyah, khususnya di Bangkalan, untuk terus aktif, berkembang, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat. (PDA Bangkalan)

