TelurMoe Laik Dikonsumsi untuk Memenuhi Kebutuhan Nutrisi

Suara Muhammadiyah

2 October 2024

1308
Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Salmah Orbayyinah. Foto: Cris

Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Salmah Orbayyinah. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Peluncuran TelurMoe di Dusun Bejen, Caturharjo, Sleman, DIY, Rabu (2/10) mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Salmah Orbayyinah. TelurMoe ini diinisiasi Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) bersama LazisMu PP Muhammadiyah dan dikelola oleh Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Difabel Bejen.

“Atas nama PP Aisyiyah saya menyampaikan selamat atas launchingnya TelurMoe,” tuturnya.

Salmah mengaku senang dan gembira dengan hadirnya TelurMoe ini. Di mana telah berhasil meraih sertifikasi dari Humane Farm Animal Care (HFAC). 

“Satu-satunya mungkin di Indonesia bahkan di dunia dari komunitas difabel. Ini luar biasa. Saya sangat terharu dan mengharukan karena baru sekali ini komunitas difabel mampu meraih sertifikat dari organisasi tingkat dunia,” bebernya.

Salmah mengingatkan pentingnya pemenuhan kebutuhan hidup yang halal. Menurutnya, halal tidak sekadar pada makanan, tetapi menyangkut aspek lain seperti gaya hidup, pariwisata, dan lain-lain. Dalam konteks makanan, halal tidak hanya bebas dari keharaman, tetapi pemilihan dalam bahan baku, produksi, penyembelihan hewan, packaging, dan distribusinya harus halal.

“Semua kata halal dalam Al-Qur’an diikuti kata thayib. Jadi ternyata kita tidak cukup dengan makan halal, tetapi harus thayib. Halal adalah sesuatu yang dibolehkan dalam ajaran Islam, tergantung konteksnya,” tuturnya.

Salmah menilai, kehalalan itu sudah selesai, tinggal bagaimana memperkuat sisi thayibnya. Di sini Salmah melihat dengan hadirnya TelurMoe ini mengandung sarat nutrisi yang amat dibutuhkan bagi manusia. Yakni setidaknya mengandung tinggi Omega 3,6,9 DHA, bebas Salmonella dan E.coli, tinggi kandungan Fe, Se, Zn, rendah kolestrol dan lemah, protein Albumin lebih tinggi, dan tinggi Vitamin D.

“Jadi sudah sangat tepat sekali, bahwa difabel Bejen melakukan suatu inovasi luar bisa,” tegasnya.

Melihat kemaslahatan yang dihasilkan dari TelurMoe, Salmah mengajak kepada Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) untuk saling berkolaborasi meningkatkan produktivitas dari TelurMoe tersebut. Tujuan utamanya, agar dapat mengembangkan TelurMoe secara berkelanjutan.

“Suatu saat produk ini bisa dikerjasamakan dengan PTMA untuk kemudian diriset. Tentunya dari yang diriset, perlu pembuktian lebih lanjut. Bagaimana kalau telur itu dikonsumsi kepada anak-anak kemudian kita lihat puncaknya tumbuhkembang anak tersebut kalau mengonsumsi secara real produk tersebut,” kata Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta kembali menunju....

Suara Muhammadiyah

11 September 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Khutbah Idul Fitri 1446 H di Pelataran Kampus Unismuh Makassar ....

Suara Muhammadiyah

31 March 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Tiga dosen STIE Muhammadiyah Cilacap, mengadakan kegiatan pengabdian M....

Suara Muhammadiyah

22 July 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah– Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas....

Suara Muhammadiyah

11 February 2025

Berita

Bahas Pemasaran Digital Berkelanjutan Bersama Akademisi Belanda PEKANBARU, Suara Muhammadiyah &mdas....

Suara Muhammadiyah

25 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah