Terverifikasi WHO, EMT Muhammadiyah Buka RS Lapangan - Klinik Berjalan untuk Korban Gempa Flores

Suara Muhammadiyah

28 August 2026

269
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MANGGARAI TIMUR, Suara Muhammadiyah - Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) Muhammadiyah yang terverifikasi oleh WHO, telah dikerahkan ke Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memperkuat layanan kesehatan esensial pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. 

Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah pada Program Indonesia Siaga, khususnya respons bencana yang didukung penuh Lazismu telah mendirikan tenda Rumah Sakit (RS) Lapangan di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, NTT, pada Rabu (26/8/2026). Pendirian rumah sakit lapangan ini untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang terdampak gempa.  

Ketua EMT Muhammadiyah, Dokter Corona Rintawan, pada Kamis, (27/8/2006), mengatakan penugasan ini merupakan langkah nyata komitmen Muhammadiyah dalam mempertahankan kualitas dan standar paska verifikasi oleh WHO sekaligus mencerminkan prinsip WHO EMT.

“Tim medis darurat sudah seharusnya hadir untuk memperkuat, bukan menggantikan sistem kesehatan lokal, sembari tetap terus menjaga peningkatan kualitas perawatan, koordinasi dan kemandirian operasional dalam layanan kesehatan”, tandasnya. 

Untuk EMT Muhammadiyah, sambung Dokter Corona, misinya sangat jelas yaitu kami tidak datang ke Dampek untuk menggantikan Puskesmas yang ada. Justeru kami di sini hadir untuk membantu memastikan Puskesmas bisa terus berfungsi dengan optimal pascagempa. 

Ia mengatakan misi ini menunjukkan bagaimana EMT nasional yang telah terverifikasi bisa menerjemahkan standar global. Bahkan menjadi dukungan yang terintegrasi secara lokal dan membantu menjaga kelangsungan layanan kesehatan penting selama kondisi darurat.

Keberadaan EMT tersebut menjadi signifikan terkait perkembangannya dalam laporan tampilan visual antarmuka digital BNPB sampai hari ini (28/8/2026), di Nusa Tenggara Timur terdapat 118 fasilitas layanan kesehatan yang terdampak. Sementara itu, jumlah orang yang sakit atau luka-luka sebanyak 1.674 jiwa.

Direncanakan Tim Medis Darurat Muhammadiyah akan menjalani tugasnya di masa tanggap darurat minimal selama 30 hari yang didukung oleh dua rosterlist. Rosterlist tersebut memuat sekelompok orang dalam tim medis berdasarkan peran dan tugasnya masing-masing di lapangan.

Adapun masing-masing rosterlist terdiri dari 25 orang yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, apoteker, psikilog, safety and security officer dan logistik. Pada prinsipnya layanan kesehatan ini ada komposisi peralatan dan sumber daya manusianya yang sesuai standar WHO.

Gerak Cepat Klinik Berjalan

Klinik Berjalan Muhammadiyah Pos Pelayanan SMK Muhammadiyah Manggarai Timur bersama EMT PKU Lamongan bergerak cepat memberikan pelayanan kesehatan gratis. Hingga saat ini, sebanyak 1.078 jiwa berhasil mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis.
 
Aksi tanggap darurat ini difokuskan pada titik-titik pengungsian dan pemukiman warga yang terisolasi serta sulit diakses oleh posko kesehatan utama. Medan geografis yang menantang tidak menyurutkan langkah tim medis untuk menjangkau masyarakat yang sangat membutuhkan pertolongan.
 
Pelayanan kesehatan mobile ini menyisir belasan wilayah terdampak di Kecamatan Sambi Rampas, di antaranya Posko Pacipanda, Kampung Mberu, Telage & Logo, Temba Lajar & Golo Pudi, Tamba Ratok & Golo Pau, Tompong & Nasret, Biting & Golo Nggerok
Perwakilan tim lapangan menyampaikan bahwa kehadiran layanan bergerak ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan seluruh penyintas bencana mendapatkan akses medis yang layak, tanpa terkecuali.
 
Selain memberikan pemeriksaan fisik dan pembagian obat-obatan gratis, tim EMT PKU Lamongan juga memberikan edukasi penanganan kesehatan mandiri serta pendampingan psikologis ringan bagi warga yang mengalami trauma akibat gempa susulan.
Warga setempat menyambut baik keberadaan Klinik Berjalan ini karena sangat membantu mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas untuk pergi ke posko utama.
 
Sinergi antara SMK Muhammadiyah Manggarai Timur dan EMT PKU Lamongan ini diharapkan dapat terus berlanjut hingga kondisi kesehatan masyarakat di wilayah Sambi Rampas pulih sepenuhnya.

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka meningkatkan solidaritas dan memperkuat sinergi antar pi....

Suara Muhammadiyah

16 December 2024

Berita

SLAWI, Suara Muhammadiyah - 3 Februari 2024, diadakan Rapat Koordinasi Majelis Pendidikan Dasar Mene....

Suara Muhammadiyah

3 February 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjadi tuan rumah sosial....

Suara Muhammadiyah

18 January 2024

Berita

  JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jak....

Suara Muhammadiyah

31 January 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 135 santri dan santriah Pesantren Modern Muhammadiyah Kwalamadu....

Suara Muhammadiyah

25 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah