Tim Kemanusiaan UNISA Yogyakarta Berikan Pelayanan Kesehatan Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah

Publish

23 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
268
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TAPANULI TENGAH, Suara Muhammadiyah - Tim Kemanusiaan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta melaksanakan aksi kemanusiaan dengan memberikan pelayanan kesehatan terpadu bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada 17–19 Desember 2025.

Kegiatan ini difokuskan di wilayah Kecamatan Tukka dan Kecamatan Sorkam, termasuk Desa Bonalumban dan Desa Hutanabolon yang sempat terisolasi akibat bencana dan cuaca ekstrem. Tim kemanusiaan ini akan melakukan kegiatan di Sumatera Utara hingga 30 Desember 2025.

Ketua Tim Kemanusiaan UNISA Yogyakarta, dr Joko Moerdiyanto, menjelaskan bahwa tim harus menerobos akses terbatas untuk menjangkau wilayah terdampak. Tim UNISA Yogyakarta menjadi salah satu kelompok medis pertama yang berhasil memasuki Desa Bonalumban setelah jalur transportasi yang sebelumnya terputus mulai dapat dilalui secara terbatas.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau warga secara cepat dan aman, mengingat kondisi akses dan cuaca yang masih fluktuatif,” ujar dr Joko.

Dalam pelaksanaan di lapangan, tim menerapkan skema mobile unit dengan dukungan personel siaga (on call) di Puskesmas Sorkam Tengah. Langkah ini diambil menyusul kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) puskesmas yang lumpuh akibat dampak bencana, sehingga tidak dapat berfungsi optimal untuk penanganan kasus kegawatdaruratan.

Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, surveilans kesehatan, serta screening nyeri untuk mengidentifikasi keluhan fisik dan dampak trauma pada penyintas. Tim juga memberikan layanan fisioterapi untuk menangani gangguan gerak dan nyeri otot, disertai edukasi latihan mandiri agar pemulihan dapat berlanjut di rumah.

Selain itu, perhatian khusus diberikan pada pemenuhan gizi darurat melalui konseling gizi kebencanaan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, balita, dan ibu hamil. Dukungan psikososial dan kegiatan trauma healing juga dilaksanakan untuk membantu pemulihan kesehatan mental anak-anak dan warga terdampak.

Sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar, Tim Kemanusiaan UNISA Yogyakarta menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako kepada warga sesuai sasaran pelayanan. Seluruh kegiatan didukung dengan pengelolaan logistik terpusat melalui Pos Aju di STIT Muhammadiyah Tapanuli serta koordinasi dengan Dinas Kesehatan, BNPB, dan unsur Muhammadiyah setempat.

dr Joko menegaskan bahwa kehadiran tim tidak hanya berfokus pada penanganan medis darurat, tetapi juga pemulihan kesehatan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental.

“Kami berharap pendampingan ini dapat membantu masyarakat bangkit kembali dan mempercepat proses pemulihan pascabencana,” pungkasnya. (Sinta)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Suara Muhammadiyah. Delapan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu P....

Suara Muhammadiyah

23 October 2025

Berita

Cerminan Ekosistem Akademik yang Inovatif dan Kolaboratif YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Emp....

Suara Muhammadiyah

12 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebagai seorang aktivis yang sering melakukan pendampingan kepada m....

Suara Muhammadiyah

5 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dua dosen dari Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muh....

Suara Muhammadiyah

21 May 2025

Berita

TELUK KUANTAN, Suara Muhammadiyah - Perguruan Muallimin Muhammadiyah Teluk Kuantan bekerjasama denga....

Suara Muhammadiyah

13 November 2023