Tingkatkan Mutu AUM, PCM Kemayoran II Tegaskan Peta Jalan Unggul

Suara Muhammadiyah

22 August 2026

210
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BOGOR, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kemayoran II mengukuhkan komitmen dakwah pendidikan melalui Musyawarah dan Rapat Kerja bersama Amal Usaha Muhammadiyah yang digelar di Hotel New Ayuda Cipayung, Puncak, Bogor, pada 22–24 Agustus 2026. Forum ini mempertemukan jajaran pimpinan cabang dan pengelola tiga unit sekolah, yaitu SDM 49, SMPM 27, dan SMKM 11, untuk menyatukan langkah menuju peningkatan mutu layanan prestasi sekolah, dan branding sekolah. 

Kegiatan ini mendapat arahan langsung dari Ketua PCM Kemayoran II, H. Alpian, yang menekankan pentingnya penguatan persyarikatan melalui tata kelola AUM yang solid dan visioner. Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PCM Kemayoran II, Agus Susilo, menegaskan bahwa tata kelola sekolah Muhammadiyah harus selalu berlandaskan nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan serta prinsip akuntabilitas. Penyelarasan visi antarunit menjadi kunci utama agar Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan mampu menjawab tantangan zaman dan semakin dipercaya masyarakat. 

Pembekalan utama disampaikan oleh Dr. Gufron Amirullah, Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah yang juga bertugas sebagai Tenaga Ahli Wamen Diktisaintek RI. Dalam paparan bertajuk Transforming Muhammadiyah Schools: Expanding Access and Elevating Quality, beliau menekankan pentingnya merawat spirit transformatif pimpinan cabang dan para guru. 

Dr. Gufron menguraikan bahwa transformasi sekolah Muhammadiyah berakar dari kesadaran spiritual, sebagaimana pesan Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 216 untuk senantiasa berprasangka baik dalam setiap dinamika perjuangan. Pembentukan karakter dan keahlian guru pun memerlukan proses yang bertahap, mulai dari fase dipaksa, terpaksa, bisa, terbiasa, hingga akhirnya melahirkan keunggulan yang luar biasa.

Sebagai pengingat agar para pengelola tidak cepat berpuas diri, Dr. Gufron mengibaratkan perjalanan organisasi seperti proses pematangan buah yang mengajarkan kerendahan hati karena tidak ada yang selamanya segar. Beliau menegaskan etos kerja kader yang tanggap terhadap perubahan, sebab sikap mengeluh akan meruntuhkan, keterlambatan akan tertinggal, rasa takut akan menumbangkan, kemalasan akan menggagalkan, dan penundaan hanya akan mendatangkan penyesalan.

Mengutip pernyataan Phil Jackson " The strength of each member is the team',  Dr. Gufron mengajak seluruh pengelola AUM untuk menanggalkan ego sektoral dan memperkuat semangat kebersamaan yang solid, guyub, dan rukun demi mencapai satu tujuan bersama. Sinergi tersebut ditopang antara lain oleh dua pilar strategis, yakni tata kelola sekolah yang profesional serta penciptaan ekosistem belajar yang memuliakan. 

Rangkaian kegiatan ini menghasilkan peta jalan strategis bagi PCM Kemayoran II. Komitmen bersama antara SDM 49, SMPM 27, dan SMKM 11 menuju AUM pendidikan unggul yang berkemajuan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Pos Bantuan Hukum (Posbakum) 'Aisyiyah Kalimantan Tengah menggel....

Suara Muhammadiyah

23 February 2025

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Musyawarah Wilayah Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (I....

Suara Muhammadiyah

16 December 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Delegasi Palestina yang dipimpin oleh HE Dr Mahmoud Al-Habbash, ....

Suara Muhammadiyah

19 March 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uha....

Suara Muhammadiyah

3 September 2025

Berita

WAKATOBI, Suara Muhammadiyah - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Ri....

Suara Muhammadiyah

17 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah