Tujuh Keutamaan Puasa Ramadhan

Publish

24 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1007
Dok Istimewa

Dok Istimewa

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid KH Ahmad Dahlan Pulang Pisau usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah. Jamaah dengan penuh perhatian menyimak kultum yang disampaikan oleh dai asal Lamongan, Jawa Timur, Ustadz Salman Al Farisi, S.Pd.I, (22/2).

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pulang Pisau menempatkan satu orang dai dari luar Pulang Pisau untuk membantu dakwah di lingkungan PDM Pulang Pisau selama bulan Ramadhan 1447 H/2026 M. Ustadz Salman merupakan utusan dari Pesantren Tinggi Ilmu Fiqih dan Dakwah Masjid Manarul Islam Pasuruan, Jawa Timur.

Dalam kultum ba’da Subuh tersebut, beliau menyampaikan tentang tujuh keutamaan puasa Ramadhan berdasarkan dalil Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW.

Pertama, puasa menjadikan seorang muslim bertakwa. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan bahwa tujuan diwajibkannya puasa adalah agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa.

Kedua, puasa berfungsi sebagai pengekang syahwat. Rasulullah SAW menganjurkan para pemuda yang belum mampu menikah untuk berpuasa karena puasa dapat menundukkan hawa nafsu (HR Bukhari dan Muslim).

Ketiga, puasa akan menjadi pemberi syafaat di hari kiamat. Dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan bahwa puasa dan Al-Qur’an akan memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat.

Keempat, Allah SWT menyediakan pintu khusus di surga bagi orang-orang yang berpuasa, yaitu pintu Ar-Rayyan, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Kelima, puasa menjadi penghalang dari siksa api neraka. Rasulullah SAW bersabda, “Puasa adalah perisai.” (HR Bukhari dan Muslim), yang berarti puasa melindungi seorang hamba dari azab Allah SWT.

Keenam, puasa menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim).

Ketujuh, doa orang yang berpuasa termasuk doa yang mustajab. Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa doa orang yang berpuasa tidak tertolak, terutama saat menjelang berbuka.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Salman mengajak jamaah agar menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta menjaga akhlak dan lisan.

Kegiatan kultum ba’da Subuh ini merupakan bagian dari rangkaian program dakwah Ramadhan Masjid KH Ahmad Dahlan yang diharapkan dapat meningkatkan semangat spiritual masyarakat dalam mengisi bulan suci dengan amal ibadah yang berkualitas. (Bon)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah – Suasana riang dan penuh tawa anak-anak menghiasi ruang kela....

Suara Muhammadiyah

14 October 2025

Berita

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad Jadi Khatib idul Adha di Lapangan Kampus UAD YOGYAKARTA, Suara ....

Suara Muhammadiyah

17 June 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dadang Kahmad menyampaikan apresiasinya kepada Majelis Pustaka dan I....

Suara Muhammadiyah

25 August 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menutup ra....

Suara Muhammadiyah

31 October 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Keluarga sehat merupakan awal dari kehidupan yang berkualitas. ....

Suara Muhammadiyah

21 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah