Tujuh Keutamaan Puasa Ramadhan

Publish

24 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
295
Dok Istimewa

Dok Istimewa

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid KH Ahmad Dahlan Pulang Pisau usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah. Jamaah dengan penuh perhatian menyimak kultum yang disampaikan oleh dai asal Lamongan, Jawa Timur, Ustadz Salman Al Farisi, S.Pd.I, (22/2).

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pulang Pisau menempatkan satu orang dai dari luar Pulang Pisau untuk membantu dakwah di lingkungan PDM Pulang Pisau selama bulan Ramadhan 1447 H/2026 M. Ustadz Salman merupakan utusan dari Pesantren Tinggi Ilmu Fiqih dan Dakwah Masjid Manarul Islam Pasuruan, Jawa Timur.

Dalam kultum ba’da Subuh tersebut, beliau menyampaikan tentang tujuh keutamaan puasa Ramadhan berdasarkan dalil Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW.

Pertama, puasa menjadikan seorang muslim bertakwa. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan bahwa tujuan diwajibkannya puasa adalah agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa.

Kedua, puasa berfungsi sebagai pengekang syahwat. Rasulullah SAW menganjurkan para pemuda yang belum mampu menikah untuk berpuasa karena puasa dapat menundukkan hawa nafsu (HR Bukhari dan Muslim).

Ketiga, puasa akan menjadi pemberi syafaat di hari kiamat. Dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan bahwa puasa dan Al-Qur’an akan memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat.

Keempat, Allah SWT menyediakan pintu khusus di surga bagi orang-orang yang berpuasa, yaitu pintu Ar-Rayyan, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Kelima, puasa menjadi penghalang dari siksa api neraka. Rasulullah SAW bersabda, “Puasa adalah perisai.” (HR Bukhari dan Muslim), yang berarti puasa melindungi seorang hamba dari azab Allah SWT.

Keenam, puasa menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim).

Ketujuh, doa orang yang berpuasa termasuk doa yang mustajab. Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa doa orang yang berpuasa tidak tertolak, terutama saat menjelang berbuka.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Salman mengajak jamaah agar menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta menjaga akhlak dan lisan.

Kegiatan kultum ba’da Subuh ini merupakan bagian dari rangkaian program dakwah Ramadhan Masjid KH Ahmad Dahlan yang diharapkan dapat meningkatkan semangat spiritual masyarakat dalam mengisi bulan suci dengan amal ibadah yang berkualitas. (Bon)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Selamat datang rombongan peserta study tiru dari Majelis Pendidikan Da....

Suara Muhammadiyah

6 August 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Berada di tengah hamparan persawahan. Dengan ditemani angin yang berhem....

Suara Muhammadiyah

15 July 2025

Berita

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah - Udara sejuk pegunungan Dieng tak menyurutkan semangat rombongan Angka....

Suara Muhammadiyah

4 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menjelang diterjunkannya Thalabah PUTM ke tempat pengabdian selama ....

Suara Muhammadiyah

26 July 2024

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah — Pekerja Migran Indonesia (PMI) masih menghadapi berbagai tantang....

Suara Muhammadiyah

9 December 2023