UAD Gelar Workshop Membatik di Jepang, Kenalkan Filosofi Batik Indonesia

Suara Muhammadiyah

2 July 2026

248
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JEPANG, Suara Muhammadiyah – Tim dosen Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional bertajuk “Mengenalkan Narasi Budaya dalam Motif Batik melalui Pelatihan Membatik bagi Masyarakat Jepang.” Kegiatan ini merupakan luaran dari program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional Universitas Ahmad Dahlan yang bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui seni batik kepada masyarakat Jepang.

Tim pengabdi terdiri atas Hana Farida, S.S., M.A., Intan Rawit Sapanti, S.Pd., M.A., dan Resneri Daulay, S.S., M.A. yang melaksanakan rangkaian workshop di tiga lokasi berbeda, yaitu Ritsumeikan University pada 14 Mei 2026, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka pada 16 Mei 2026, dan Keio University pada 19 Mei 2026.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Jepang. Sebanyak 28 peserta mengikuti pelatihan di Ritsumeikan University, 24 peserta di KJRI Osaka, dan 34 peserta di Keio University. Para peserta tidak hanya belajar teknik dasar membatik, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai makna filosofis dan narasi budaya yang terkandung dalam berbagai motif batik Indonesia.

Dalam workshop tersebut, tim pengabdi menjelaskan bahwa setiap motif batik memiliki cerita, nilai, dan filosofi yang merepresentasikan identitas budaya masyarakat Indonesia. Melalui praktik membatik secara langsung, peserta diajak memahami bagaimana batik menjadi media ekspresi budaya sekaligus sarana pewarisan nilai-nilai lokal dari generasi ke generasi.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia di Jepang. Dalam sambutannya, Susi Yamano, Wakil Ketua APPBIPA Jepang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat bangga karena kolaborasi ini berkembang ke ranah budaya melalui Workshop Batik. Kami percaya bahwa mempelajari bahasa tidak dapat dipisahkan dari memahami budayanya. Batik bukan sekadar kain, melainkan ‘bahasa visual’ yang merangkum filosofi dan identitas bangsa kita,” ujarnya.

Menurut tim pengabdi, workshop ini menjadi salah satu bentuk diplomasi budaya yang efektif dalam memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional. Selain meningkatkan pemahaman lintas budaya, kegiatan ini juga memperkuat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan Jepang.

Universitas Ahmad Dahlan berkomitmen dalam menginternasionalkan budaya Indonesia serta memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat hingga ke tingkat global. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai jembatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) Rayakan Semarak Keme....

Suara Muhammadiyah

17 August 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan (Himtekpa) Uni....

Suara Muhammadiyah

8 June 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memiliki berbagai jenis pro....

Suara Muhammadiyah

24 June 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Hampir tiga pekan rangkaian bencana hidrometeorologi melanda se....

Suara Muhammadiyah

17 December 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah — Pengajian Bulanan Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) pada Se....

Suara Muhammadiyah

17 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah