UM Bulukumba Dorong Mahasiswa Perluas Jaringan Karir Global Melalui BKK

Publish

7 May 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1311
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan pembentukan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang digelar oleh Forum Komunikasi BKK Wilayah B di Gedung Pinisi Bulukumba, pada Selasa (6/5/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk membuka wawasan karier, baik di dalam maupun luar negeri.

Dari total 104 peserta yang hadir, puluhan di antaranya merupakan mahasiswa aktif UM Bulukumba yang tertarik dengan informasi seputar dunia kerja dan peluang melanjutkan studi ke luar negeri. Kehadiran mereka mencerminkan kesiapan generasi muda kampus tersebut dalam menghadapi tantangan global di era kerja modern.

Salah satu peserta, Fahmi Aulia, mahasiswa semester akhir dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UM Bulukumba, mengaku kegiatan ini sangat membuka wawasannya. “Kami jadi tahu bahwa peluang kerja tidak hanya terbatas di instansi pemerintahan. Dengan adanya mitra seperti PT YAIJ, kami bisa menjajaki karier hingga ke Eropa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya merasa lebih percaya diri sekarang karena mengetahui adanya jalur-jalur konkret yang bisa diikuti. Menurutnya, informasi semacam itu sangat dibutuhkan di lingkungan kampus, terutama menjelang kelulusan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya UM Bulukumba melalui Lembaga Counseling Soft Skill Center (CSSC) dan Pusat Kajian Wanita (PKW) untuk mempersiapkan mahasiswa sejak dini. Koordinator Forum Komunikasi BKK Wilayah B, Dr Andi Nurhikmah, SPd, MPd, yang juga Kepala CSSC dan PKW UM Bulukumba, menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus, dunia industri, dan pemerintah dalam mencetak lulusan yang kompeten dan adaptif.

“Partisipasi mahasiswa UM Bulukumba hari ini menunjukkan bahwa mereka siap memetakan masa depan. Kita ingin BKK bukan hanya formalitas, tetapi benar-benar jadi pusat informasi kerja yang aktif dan produktif,” tuturnya.

Ketua Forum Komunikasi Bursa Kerja Khusus Perguruan Tinggi Sulawesi Selatan, Bustam, SE, MM, juga menyampaikan bahwa forum ini hadir sebagai solusi atas kebingungan lulusan dalam menentukan arah pasca-wisuda. “Kampus yang memiliki BKK akan memiliki akses langsung ke banyak mitra industri. Ini adalah ekosistem yang kami bangun agar alumni tidak berjalan sendiri,” jelasnya.

General Manager PT YAIJ Solusi Internasional Jakarta, Masayu Yulinvinanda, turut menyampaikan apresiasinya atas antusiasme mahasiswa UM Bulukumba. “Kami melihat semangat luar biasa dari mahasiswa di sini. Harapan kami, program karier dan studi ke Jerman yang kami tawarkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. UM Bulukumba memiliki potensi besar untuk menghasilkan SDM berkualitas yang mampu bersaing di level global,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, mahasiswa UM Bulukumba kini semakin terbuka terhadap berbagai peluang karier global yang tersedia di depan mata. Pembentukan unit BKK di lingkungan kampus diharapkan menjadi langkah konkret untuk membekali mahasiswa dengan akses informasi, keterampilan, dan jaringan yang relevan bagi masa depan mereka. (Mutiara/nd)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah dalam dakwahnya senantiasa membangun kolaborasi leb....

Suara Muhammadiyah

23 February 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sewon Utara menggelar kegiatan Semar....

Suara Muhammadiyah

25 November 2025

Berita

LEBAK, Suara Muhammadiyah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah be....

Suara Muhammadiyah

8 March 2025

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Eks Karesidenan Kedu berkolabo....

Suara Muhammadiyah

18 October 2024

Berita

Berikan Pendampingan Kelembagaan dan Literasi Digital YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Desa ekowisa....

Suara Muhammadiyah

30 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah