BUTON, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali menegaskan kiprahnya sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) yang berdaya saing global. Sejumlah mahasiswa UM Buton berhasil meraih prestasi gemilang dalam kompetisi pelajar internasional yang berlangsung pada 10–15 Januari 2026.
Kompetisi internasional tersebut mengusung tema “Suara Perubahan: Kreativitas, Inovasi, dan Kemanusiaan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan”. Delegasi UM Buton tampil menonjol dan mendominasi beberapa kategori lomba, mulai dari poster, esai, hingga video pidato, bersaing dengan peserta dari berbagai negara.
Pada kategori Poster Competition, mahasiswa UM Buton mencatatkan capaian luar biasa dengan menyapu bersih seluruh podium juara. Nur Anggun Setiwati (Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis) berhasil meraih Juara 1, disusul Nur Astria Elsa dan Siti Aysah (Prodi PGSD, FKIP) sebagai Juara 2, serta Rembulan Sutrisno (Prodi Manajemen, FEB) di posisi Juara 3.
Sementara itu, pada Essay Competition, Muh. Rizal (Prodi Manajemen, FEB) meraih Juara 3 dengan esai yang mengangkat isu-isu sosial dan kemanusiaan yang relevan dengan kondisi masyarakat. Ia menilai ajang internasional ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk menyuarakan gagasan perubahan secara konstruktif.
Prestasi UM Buton berlanjut pada kategori Video Speech Competition. Febriyanti (Prodi Manajemen, FEB) tampil sebagai Juara 1, diikuti Maylan Sayman (Prodi Akuntansi, FEB) sebagai Juara 2, dan Wa Ode Mutia Rizki Amalia (Prodi Akuntansi, FEB) sebagai Juara 3. Para peserta dinilai mampu menyampaikan pesan kemanusiaan dan keberlanjutan dengan bahasa visual yang kuat dan inspiratif.
Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian para mahasiswa. Menurutnya, prestasi ini mencerminkan keberhasilan pendidikan Muhammadiyah dalam melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan wawasan global.
“Mahasiswa UM Buton telah menunjukkan bahwa nilai-nilai keilmuan, kreativitas, dan kemanusiaan yang menjadi ruh pendidikan Muhammadiyah mampu bersaing di tingkat internasional. Ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Capaian ini sekaligus menegaskan peran UM Buton sebagai bagian dari gerakan dakwah pencerahan Muhammadiyah melalui jalur pendidikan tinggi. Prestasi mahasiswa di tingkat internasional diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Muhammadiyah untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nilai-nilai Islam berkemajuan ke panggung global.

