BOGOR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) terus menunjukkan akselerasi signifikan menuju kampus unggul. Hal itu mengemuka dalam rangkaian sambutan pada agenda pengukuhan Badan Pembina Harian (BPH) UMBARA yang dihadiri pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah, jajaran universitas, serta pemangku kepentingan daerah.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Syafiq Mughni, mengapresiasi kemajuan UMBARA meski usianya masih muda. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah melalui pendidikan bergerak secara damai, inklusif, dan konsisten untuk semua lapisan masyarakat.
“Muhammadiyah adalah gerakan kemasyarakatan yang berorientasi pada kemajuan umat dan bangsa. Pendidikan menjadi inti perjuangan, bukan hanya untuk umat Islam, tetapi untuk semua,” ujarnya. Ia juga menekankan prinsip kepribadian Muhammadiyah yang berwawasan luas, luwes dalam pergaulan, serta berpegang teguh pada spirit amar ma’ruf nahi munkar dengan terus melakukan introspeksi.
Rektor UMBARA, Edi Sukardi, menyampaikan bahwa sejak diterbitkannya SK pendirian pada Desember 2022, UMBARA mengalami perkembangan pesat, baik secara akademik maupun kelembagaan. Saat ini, UMBARA telah memiliki Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta PAUD, disusul Fakultas Kesehatan, Olahraga, dan Gizi yang beberapa program studinya telah meraih peringkat unggul, di antaranya Prodi Kebidanan dan Kepelatihan.
“Selain itu, kami juga tengah menunggu izin pembukaan Fakultas Sains dan Ilmu Pendidikan serta Program Studi Film dan Televisi. Pada jenjang pascasarjana, UMBARA telah menyiapkan Program Magister Administrasi Pendidikan,” ungkapnya.
Secara institusi, UMBARA saat ini telah meraih akreditasi Baik Sekali dan selangkah lagi menuju predikat Unggul. Edi Sukardi menegaskan bahwa UMBARA tidak hanya mengusung identitas kedaerahan, tetapi juga membawa nilai budaya Sunda untuk dunia sebagai bagian dari misi kebajikan universal.
Pengembangan fisik kampus pun terus dilakukan. Awalnya direncanakan di kawasan Ciampea, pengembangan kini difokuskan di area sekitar kampus saat ini. “Kami merencanakan pembangunan gedung tujuh lantai, yang saat ini baru terealisasi dua lantai. Selain itu, kami juga menyiapkan pembangunan masjid di atas lahan sekitar satu hektare,” tambahnya.
Ketua BPH UMBARA, Erwan Setiawan, yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat, menegaskan bahwa amanah kepemimpinan ini harus menjadi ladang kebaikan dan penguat arah besar UMBARA ke depan. Ia menyebut gaung prestasi UMBARA mulai terdengar luas, termasuk rencana pembukaan Prodi Olahraga yang mendapat dukungan pemerintah daerah.
“Hadirnya saya di sini bukan hanya sebagai Wakil Gubernur, tetapi sebagai Ketua BPH untuk menata kelola agar UMBARA lebih unggul dan berdampak, tidak hanya nasional tetapi mendunia,” tegasnya.
Dengan mengusung tagline “Dari Tanah Sunda untuk Memajukan Dunia Pendidikan”, Erwan berharap UMBARA tidak sekadar tumbuh dari sisi gedung dan jumlah mahasiswa, tetapi mampu mencetak sumber daya manusia unggul dan siap kerja. “Pendidikan harus linier dengan dunia kerja. Lulusan UMBARA harus dipastikan memiliki masa depan yang jelas,” pungkasnya.

