UMPP Kolaborasi Grow Apotek Gumingsir Membersamai Bidan Desa

Publish

17 September 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
393
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) berkolaborasi dengan Grow Apotek Gumingsir melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Donwangun yang ada di bawah koordinasi Puskesmas Talun Kecamatan Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah. 

Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait Program Promosi Kesehatan (Promkes), Grow Apotek Gumingsir bermaksud untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pengobatan diare pada anak. Edukasi dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka yang diikuti oleh masyarakat setempat yang mengikuti kegiatan posyandu.

Sebanyak 4 desa telah dikunjungi menjadi Lokasi kegiatan, yaitu Desa Banjarsari, Desa Batursari, Desa Donowangun, dan Desa Sisawah. "Baru tahu kegiatan seperti ini bagus sekali", ujar Tuningsih Bidan Desa Donowangun, Selasa, 16 September 2025. 

"Kami memilih posyandu sebagai tempat kegiatan karena satu bulan sekali ibu-ibu muda yang sedang hamil atau memiliki balita dapat memperoleh pengetahuan tambahan. Semoga memberikan dampak yang baik. Tidak hanya mengenalkan UMPP sebagai institusi pendidikan, sekaligus memperkenalkan Grow Apotek sebagai tempat sarana pelayanan kefarmasian yang legal." ulas Ainun Muthoharoh Dosen UMPP dan sekaligus apoteker yang sedang berpraktik di Grow Apotek Gumingsir. 

Pada saat sesi diskusi, salah satu kader menanyakan tentang kondisi salah satu balita di daerahnya mengalami sembelit pada usia 1 tahun. Ainun menjelaskan faktor yang memengaruhi diantaranya adalah asupan cairan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Ainun juga memberikan saran agar ibu menyiapkan botol yang memiliki lubang tutup kecil, sehingga air tidak sampai masuk ke hidung anak, serta memperhatikan asupan protein nabati yang diolah untuk membuat MP-ASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu). 

Rangkaian kegiatan berlangsung beberapa tahap. Pertama pengecekan tekanan darah ibu untuk membantu bidan desa dan cek hemoglobin untuk ibu hamil. Kedua sesi edukasi dan sharing antara pemateri, ibu-ibu muda, dan bidan desa. pada saat kegiatan di Desa Batursari, tampak ibu-ibu muda aktif dan antusias memperhatikan. Mungkin secara demografi letak Desa Batursari yang cukup ke atas (dataran tinggi), sehingga Masyarakat belum banyak mendapatkan informasi.

Berdasarkan hasil kunjungan ke posyandu tersebut, masih ada warga yang baru pertama kali melakukan pemeriksaan tekanan darah (usia 55 tahun). Artinya bahwa program ini dapat membantu pemerintah dalam cek Kesehatan gratis, sebagai upaya promosi kesehatan.

Ketua TU Puskesmas, Deden, menyampaikan apresiasi, “Kegiatan ini berkontribusi positif membantu Puskesmas Talun dalam memberikan layanan Kesehatan kepada Masyarakat.”

Selain ke posyandu, kolaborasi akan berlanjut untuk memberikan edukasi pada anak usia dini dan anak usia sekolah agar informasi tidak terbatas pada posyandu saja. 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Saad Ibrahim mengatakan da....

Suara Muhammadiyah

24 September 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali mencatatkan hasil....

Suara Muhammadiyah

5 July 2025

Berita

Rayakan Prestasi, Tekankan Kemakmuran, dan Lestarikan Lingkungan PALEMBANG, Suara Muhammadiyah &nda....

Suara Muhammadiyah

25 November 2024

Berita

KORSEL, Suara Muhammadiyah - Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh pelajar Indonesia di ajang in....

Suara Muhammadiyah

14 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen terus mengembangkan relasi dan kolaboras....

Suara Muhammadiyah

26 September 2024