SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Semarang menjadi tuan rumah penyelenggara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior Piala Tugu Muda 2026. Event ini berlangsung di GOR Jatidiri Semarang, Senin-Jumat (22-26/6).
Sebanyak 468 atlet dari 25 provinsi di seluruh Indonesia turut ambil bagian dalam kejuaraan bergengsi ini, melampaui target awal 450 peserta yang ditetapkan panitia.
Keikutsertaan peserta meluas hingga ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua, menjadikan Tugu Muda Cup 2026 sebagai kejuaraan dengan jangkauan peserta paling luas sepanjang sejarah penyelenggaraannya.
Para atlet bersaing dalam enam kelompok usia (KU 8, 10, 12, 14, 16, dan 18 tahun) untuk kategori tunggal putra/putri serta ganda putra/putri, dengan pertandingan final dan penyerahan trofi kepada juara masing-masing kelompok usia dijadwalkan pada 26 Juni 2026.
Dalam laporan kegiatan, Ketua Panitia sekaligus Rektor UNIMUS Masrukhi menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh peserta dan daerah yang berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa Tugu Muda Cup 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum kebangkitan turnamen legendaris yang pertama kali digelar di Kota Semarang pada 1987.
“Prestasi yang diraih dalam turnamen ini akan tercatat dalam data Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sehingga menjadi nilai tambah strategis bagi para pelajar berprestasi yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Anton Afsihani, S.S., Kepala Bidang Pembinaan Olahraga Prestasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kejuaraan ini.
Ia secara khusus menyoroti lonjakan jumlah peserta dari 298 atlet di tahun 2025 menjadi 468 atlet di tahun 2026 sebagai indikator nyata bahwa Tugu Muda Cup telah berkembang menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan atlet muda Indonesia.
“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap dari lapangan-lapangan pertandingan ini akan lahir atlet-atlet masa depan Indonesia yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Wakil Ketua Umum PP PELTI Mohammad Jafar Hafsah menegaskan, salah satu visi besar PELTI adalah mengantarkan tenis Indonesia bersaing di level tertinggi dunia, termasuk Olimpiade. “Kejurnas Tugu Muda Cup memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan dan pencarian bakat sejak usia dini,” katanya.
Kejurnas Tugu Muda Cup 2026 diselenggarakan oleh Pengprov PELTI Jawa Tengah dengan dukungan KONI Provinsi Jawa Tengah dan sejumlah perguruan tinggi di Semarang. Lapangan Tenis UNIMUS dipercaya menjadi venue pertandingan kelompok usia 18 tahun — kelompok usia tertinggi dalam kejuaraan ini — sementara venue lainnya meliputi Lapangan Tenis Unity (KU 8 dan 10), Lapangan Tenis Jatidiri (KU 12 dan 14), dan Lapangan Tenis UNNES (KU 16).

