Wahana Inkubator Solusi, Rektor UMY Resmikan Sekretariat Bersama BEM

Suara Muhammadiyah

24 April 2026

364
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Lulusan Pintar Saja Tidak Cukup, Soft Skill dan Kesehatan Jadi Penentu di Dunia Kerja

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meresmikan Sekretariat Bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) pada Rabu (22/4). Peresmian ini bukan sekadar urusan fasilitas fisik, melainkan respon kampus terhadap fenomena mengkhawatirkan: banyaknya sarjana yang pintar secara akademik namun "tumbang" saat memasuki seleksi dunia kerja akibat masalah soft skill dan kesehatan.

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., mengungkapkan keprihatinannya terhadap tren lulusan perguruan tinggi saat ini yang seringkali gagal di tahap krusial seleksi kerja. Salah satu hambatan utama adalah kemampuan komunikasi yang minim.

“Banyak yang IPK-nya tinggi, tapi seperti ‘orang bisu’ di dunia kerja. Mereka tidak mampu menyampaikan gagasan atau beradaptasi dengan tim. Ini adalah dampak dari sistem yang terlalu fokus pada kognitif di kelas, tanpa diimbangi pengalaman organisasi,” tegas Prof. Nurmandi.

Selain persoalan karakter, isu kesehatan menjadi sorotan tajam. Rektor UMY mencatat adanya tren peningkatan kegagalan pelamar kerja pada tahap Medical Check-Up (MCU) di berbagai industri. Hal ini selaras dengan meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) di usia produktif.

"Sekarang banyak perusahaan, terutama di sektor industri padat karya dan perbankan, terpaksa menolak pelamar potensial karena mereka sudah mengidap hipertensi atau gejala diabetes di usia 20-an. Percuma pintar kalau tidak sehat," tambahnya.

Fenomena ini seringkali dipicu oleh gaya hidup selama masa perkuliahan, mulai dari pola makan tidak teratur, kurangnya aktivitas fisik, hingga kebiasaan begadang yang berlebihan demi mengejar tugas tanpa manajemen waktu yang baik.

Hadirnya Sekretariat BEM terpusat ini diharapkan menjadi laboratorium bagi mahasiswa untuk memperbaiki dua masalah besar tersebut. Dengan ruang interaksi lintas fakultas, mahasiswa didorong untuk mengasah kepemimpinan dan kemampuan diplomasi yang tidak diajarkan secara formal di ruang kuliah.

Di sisi lain, kampus berharap ekosistem organisasi yang lebih terpusat ini mampu menciptakan budaya kegiatan mahasiswa yang lebih sehat dan produktif. Langkah ini juga menjadi upaya nyata UMY dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin Pendidikan Berkualitas (SDG 4) dan Kehidupan Sehat (SDG 3).

"Organisasi mahasiswa bukan lagi kegiatan tambahan, tapi bagian integral untuk membentuk lulusan yang siap kerja secara mental, sosial, dan fisik," pungkasnya. (ZA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menempati posisi se....

Suara Muhammadiyah

28 July 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengge....

Suara Muhammadiyah

18 May 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muham....

Suara Muhammadiyah

22 July 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Sejumlah 163 ekor Domba dalam rangka  penyembelihan DAM / Hadyu J....

Suara Muhammadiyah

29 May 2026

Berita

KUNINGAN, Suara Muhammadiyah - Kegiatan ini merupakan rangkaian Kegiatan Aksi Bergizi Sehat Berkemaj....

Suara Muhammadiyah

8 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah