BANTUL, Suara Muhammadiyah - Pagi yang benderang, Kemadjoean Resto di Pantai Laguna, Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul, Sabtu (31/1) dipenuhi oleh anak-anak jenaka dan bertalenta.
Setidaknya, sebanyak 50 anak-anak dari Taman Kanak-kanak (TK) di Bantul, tumpah ruah mengikuti festival mewarnai semarak Milad ke-1 Kemadjoean Resto Laguna tersebut.
Festival mewarnai ini sebagai ruang mengekspresikan talenta dan kreativitas anak-anak. Terutama dalam hal ihwal persenyawaan satu warna dengan warna lainnya, sehingga menjelma menjadi kesepaduan warna yang utuh, estetik, dan sarat makna.
Tentulah demikian. Anak-anak diberikan ruang "kemerdekaan" memvisualisasikan warna sesuai kebutuhan sekaligus daya respons kolektif dari rangsangan panca indranya. Dari sinilah kemudian, navigasi pola pikir anak-anak, pelan tapi pasti, dapat tersistematisasi secara konstruktif, bukan malah sebaliknya, konservatif.

Tentu saja, panorama festival mewarnai memberikan sajian pengalaman baru bagi anak-anak. Di saat yang sama, juga saling ta'aruf (kenal mengenal) dan mempertautkan benang silaturahmi dengan para peserta lainnya.
Perwakilan panitia Agung Sindoro bersyukur, festival mewarnai ini berjalan lancar dan sukses. "Dalam rangka Milad pertama dari Kemajuan Resto Laguna," katanya.
Agung menyebut, acara ini tidak hanya sekadar memberikan pengalaman, tetapi bagian dari memperkenalkan kepada masyarakat kehadiran Kemadjoean Resto sebagai episentrum bisnis kuliner milik Suara Muhammadiyah.
"Harapannya acara seperti ini akan rutin diadakan di Kemajuan Resto untuk meramaikan resto itu sendiri," tuturnya.
Hani, perwakilan orang tua peserta menyampaikan apresiasi atas festival mewarnai ini. "Festivalnya sip, hebat, bagus, dan itu mendukung kreativitas anak-anak," ungkapnya.
Ia berharap, Kemadjoean Resto Laguna terus mekar berkembang ke depannya. "Sukses terus untuk Kemajuan Resto dan semakin baik," tandasnya. (Cris)

