YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengukuhkan ratusan lulusan dalam hari pertama Wisuda Periode III yang digelar di Sportorium UMY, Rabu (8/4). Dalam momentum tersebut, Rektor UMY menekankan pentingnya sinergi antara kompetensi akademik tingkat dunia dengan kepekaan terhadap krisis kemanusiaan global.
Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., dalam sambutannya menegaskan bahwa di era disrupsi, gelar akademik saja tidak cukup. Ia menekankan bahwa hingga saat ini, UMY telah mencetak lebih dari 80 ribu alumni yang tersebar di berbagai bidang di seluruh dunia. Jumlah besar ini merupakan kekuatan strategis yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.
“Dunia saat ini penuh tantangan dinamis. Sebagai alumni UMY dan kader Muhammadiyah, Anda memikul tanggung jawab besar. Tidak hanya untuk sukses secara profesional, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Nurmandi.
Penegasan nilai kemanusiaan dan inklusivitas ini semakin terasa dengan diwisudanya 12 mahasiswa internasional dari berbagai negara yang sedang dilanda tantangan geopolitik, seperti Afghanistan, Sudan, hingga Liberia dan Gambia.
Salah satu wisudawan asal Afghanistan, Friba Deliu, menyampaikan pesan emosional mengenai peran pendidikan sebagai lentera harapan. “Pendidikan adalah kunci pembuka peluang, terutama bagi kami mahasiswa internasional. Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal kontribusi kami untuk dunia,” ungkap Friba dalam sambutannya.
Kualitas lulusan pada periode ini juga diperkuat dengan catatan capaian akademik yang signifikan. Para wisudawan tidak hanya dibekali ijazah, tetapi juga diperkuat dengan ratusan sertifikasi kompetensi yang diakui secara profesional serta berbagai publikasi ilmiah yang berhasil ditembus selama masa studi. Peningkatan jumlah karya ilmiah ini menunjukkan bahwa lulusan UMY memiliki daya saing teknis yang mumpuni di tingkat nasional maupun internasional.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan wisudawan Fatma Qurrotunnada mengajak rekan-rekannya untuk tetap rendah hati dan berintegritas. “Proses selama kuliah telah mengajarkan kami tentang ketekunan. Kini saatnya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai Islami dan profesionalisme,” pungkasnya.
Pelaksanaan Wisuda UMY periode III Tahun Akademik 2025/2026 ini dilaksanakan selama dua hari dengan total wisudawan 1390 orang. Dimana pada hari pertama wisuda, Rabu (8/4) diikuti oleh 732 wisudawan, dan hari kedua wisuda, Kamis (9/4) akan diikuti oleh 658 wisudawan. (ZA)
