210 Santri Muhammadiyah Sulsel Jalani Karantina Menuju KSMN II di Malang

Suara Muhammadiyah

15 September 2026

138
Istimewa

Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Sebanyak 210 santri Muhammadiyah yang tergabung dalam 21 regu Kontingen Sulawesi Selatan menjalani karantina sebagai pemantapan akhir menghadapi Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) Ke-2 di Malang, Jawa Timur. Karantina berlangsung 15–17 September 2026 dan dipusatkan di Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Kontingen Sulsel berasal dari delapan pesantren, yakni Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makassar, Pesantren Puteri Ummul Mukminin ’Aisyiyah Makassar, Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang, Darul Arqam Muhammadiyah Balebo Luwu Utara, Aisyiyah Boarding School Pinrang, Darul Arqam Muhammadiyah Cece Enrekang, Darul Fallah Muhammadiyah Bissoloro Gowa, dan Muhammadiyah Boarding School Rappang.

KSMN II diselenggarakan Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 21–24 September 2026 di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Kabupaten Malang. Ajang nasional bertema “Menyiapkan Kader Pemimpin Bangsa: Santri Muhammadiyah Disiplin, Mandiri, dan Berprestasi” itu diperkirakan diikuti sekitar 1.700 peserta dari seluruh Indonesia.

Selama karantina, peserta mengikuti pembinaan intensif mulai pukul 04.00 dengan salat tahajud dan Subuh berjamaah, dilanjutkan outbound, tiga sesi pembekalan, hingga evaluasi malam. Materi difokuskan pada cabang yang diperlombakan, antara lain Musabaqah Hifdzil Qur’an, Tilawatil Qur’an, Dirasah Islamiyah, pidato bahasa Arab dan Inggris, story telling, ilqaul qishshah, Peraturan Baris Berbaris Variasi, serta Jelajah Alam dan Tali Temali. Sebanyak 11 mentor mendampingi proses latihan tersebut.

Koordinator Karantina KSMN II, Dr. Zainal Abidin, S.H., M.H., mengatakan pembinaan sebelumnya telah dilakukan secara daring, tetapi latihan tatap muka diperlukan agar persiapan peserta lebih intensif. Ia meminta seluruh santri memanfaatkan masa karantina untuk terus berlatih dan saling mendukung sebagai satu kontingen Sulawesi Selatan.

Ketua LP2M PWM Sulawesi Selatan, K.H. Lukman Abd. Shamad, Lc., M.Pd., mengingatkan peserta agar membangun mental juara melalui tekad tinggi, keyakinan, keberanian, sikap sebagai pelaku, dan doa. Menurutnya, kemampuan teknis harus disertai kepercayaan diri karena kemenangan tidak dapat diraih tanpa keberanian.

Sementara itu, Wakil Ketua PWM Sulawesi Selatan sekaligus Koordinator LP2M PWM Sulsel, Dr. K.H. Mawardi Pewangi, M.Pd.I., meminta peserta menjaga kesehatan, istirahat cukup, mengurangi penggunaan telepon seluler, serta berlatih sesuai batas waktu setiap cabang lomba. Ia juga mengingatkan santri agar tidak minder menghadapi peserta dari daerah lain dan tetap memperkuat ikhtiar dengan zikir, istigfar, doa, serta tawakal.

Setelah karantina, kontingen dijadwalkan mengikuti pelepasan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan sebelum bertolak menuju Surabaya pada Jumat (18/9/2026) menggunakan kapal laut, kemudian melanjutkan perjalanan ke Malang untuk mengikuti KSMN II. Rombongan dijadwalkan kembali tiba di Makassar pada Jumat (25/9/2026).


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Wilayah 'Aisy....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Juli 2025, Lazismu memberikan dukungan kepada Emergency Medical T....

Suara Muhammadiyah

21 October 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Sem....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Berita

LOMBOK BARAT, Suara Muhammadiyah — Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) FAPERTA Unive....

Suara Muhammadiyah

22 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah (HIMES) Universita....

Suara Muhammadiyah

23 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah