Ahmad Dahlan Boarding School Siapkan Santri Terjun ke Masyarakat

Publish

8 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
143
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KUANSING, Suara Muhammadiyah - Santri akhir Pondok Pesantren (Ponpes) KH. Ahmad Dahlan Boarding School menerima pembekalan intensif mengenai ideologi dan peran strategis santri di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (6/1/2026) ini dipusatkan di Masjid Nurul Ilmi Ahmad Dahlan Boarding School.

Acara ini menghadirkan dua tokoh penting sebagai pemateri guna memperkuat karakter dan mentalitas santri sebelum mereka terjun langsung mengabdi kepada umat.

Sesi pertama diisi oleh Dr. H. Bakhtiar Saleh, S.Ag., MH. (Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuantan Singingi/Koordinator MPKSDI). Dalam paparannya, ia menekankan bahwa identitas utama kader Muhammadiyah adalah kemurnian akidah. Ia menjelaskan secara mendalam mengenai karakteristik yang harus melekat pada diri santri sebagai representasi gerakan dakwah.

Poin utama yang menjadi sorotan Dr. Bakhtiar adalah penguatan pemahaman santri terkait bahaya Tahayyul, Bid’ah, dan Khurafat (TBC). Ia menegaskan bahwa santri Ahmad Dahlan Boarding School harus menjadi pelopor dalam meluruskan pemahaman agama di masyarakat dengan cara yang bijak, sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah.

Melanjutkan sesi kedua, hadir H. Burdianto, M.Kom, selaku Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kemenag Kuantan Singingi, yang juga merupakan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuantan Singingi. Ia membawakan materi bertajuk "Sukses Menjadi Santri sebagai Kader Umat dan Bangsa".

Dalam motivasinya, H. Burdianto menggugah semangat para santri untuk bangga membawa identitas sebagai kader Muhammadiyah. Ia menitipkan beberapa poin kunci untuk kesuksesan di medan pengabdian, pertama, Menjaga Marwah Pondok: Santri adalah duta pesantren, sehingga wajib menjaga sikap dan akhlak di lingkungan baru.

Kedua, Menghormati Kearifan Lokal: Mampu beradaptasi dan berkolaborasi dengan masyarakat setempat tanpa kehilangan jati diri. Ketiga, Kontribusi Positif: Aktif memberikan solusi dan dampak nyata bagi kemajuan umat.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Aiska University melaksanakan acara Sidang Senat Terbuka dalam....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah - Jawa Tengah (7/5/2024). Selain berperan sebagai pusat keuangan Mu....

Suara Muhammadiyah

8 May 2024

Berita

DENPASAR, Suara Muhammadiyah – Mahasiswa harus ambil peran dalam mensukseskan Pemilihan Umum (....

Suara Muhammadiyah

3 November 2023

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Magister Administrasi Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)....

Suara Muhammadiyah

17 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta melepas sebanyak 819 Mahas....

Suara Muhammadiyah

1 August 2024