Bahas ZIS, PDM Sukoharjo Gelar Pengajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan

Suara Muhammadiyah

16 December 2024

1450
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Pengajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo berlangsung khidmat di Aula Qatar Pondok Pesantren Imam Syuhodo, Blimbing.

Acara yang berlangsung pada Ahad pagi (15/12) pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini diisi oleh Imron Rosyadi dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Dalam paparannya, ia menyampaikan materi bertema “Zakat, Infak, dan Shadaqah (ZIS)” yang membahas pentingnya pemahaman Islam tentang pengelolaan harta untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meningkatkan kesejahteraan umat.

Hadir sebagai tamu undangan, Wakil Ketua PDM Sukoharjo Wiwaha Aji Santosa, Sekretaris Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) PDM Sukoharjo Qiqin Afandi, Wakil Sekretaris Majelis Tabligh PDM Sukoharjo Andika Rahmawan, serta Ketua PCM Blimbing Andi Asadudin selaku tuan rumah.

Pengajian ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu utusan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) serta Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) dari wilayah Blimbing, Bekonang, dan Bendosari.

Imron Rosyadi menyampaikan hal penting terkait ZIS, “Harta adalah ujian dari Allah. Dengan harta, seseorang bisa menjadi mulia seperti Nabi Sulaiman a.s., atau sebaliknya binasa seperti Qarun.”

Imron menjelaskan bahwa zakat adalah kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam dengan ketentuan nisab tertentu, seperti emas (85 gram) dan hasil pertanian (653 kg). Sementara itu, infak dan sedekah, meskipun bersifat sunnah, memiliki peran penting dalam mempererat hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Imron juga menekankan prinsip matematika sedekah yang dikutip dalam Qs. al-Baqarah ayat 261 bahwa, “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji.”

Lebih lanjut, Imron menambahkan bahwa sedekah tidak hanya berupa materi, tetapi juga bisa berupa tindakan sederhana seperti senyuman, membantu sesama, atau meringankan beban orang lain. Karena Rasulullah SAW pernah bersabda, “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.”

“Dengan berbagi, kita tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga menyucikan dan memberkahkan harta kita,” pungkasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah — Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Cabang Kesugihan resmi dikukuhk....

Suara Muhammadiyah

1 April 2026

Berita

  ACEH, Suara Muhammadiyah -Gading Qoirunnisa Hidayat, mahasiswa S1 Manajemen Fakultas Ekonomi....

Suara Muhammadiyah

27 September 2024

Berita

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah - Kampung Berkemajuan adalah program pemberdayaan masyarakat yang disel....

Suara Muhammadiyah

27 November 2024

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah – Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhamma....

Suara Muhammadiyah

26 May 2025

Berita

SORONG, Suara Muhammadiyah - Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan diselengga....

Suara Muhammadiyah

3 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah