MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali meneguhkan komitmennya dalam mengimplementasikan standar mutu Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) melalui penyelenggaraan Baitul Arqam bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik). Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Studi Islam (LP2SI) dengan Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) tersebut dilaksanakan pada Rabu dan Kamis (19-20/8) di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta.
Sebanyak 80 peserta yang terdiri atas 40 dosen dan 40 tendik mengikuti kegiatan yang dirancang sebagai ruang penguatan nilai-nilai AIK sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai UNIMMA.
Dr. Nasitotul Janah, S.Ag., M.S.I., Kepala Divisi Pembinaan AIK Struktural dan Pegawai LP2SI UNIMMA, dalam laporannya menyampaikan bahwa Baitul Arqam tidak hanya disiapkan sebagai agenda rutin, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat spiritualitas dan membangun sinergi antar sivitas akademika.
"Kami berharap Baitul Arqam ini bukan sekadar formalitas atau kegiatan rutinan. Kami mendesain kegiatan ini dengan nuansa kekeluargaan agar menjadi ruang untuk mengecas kembali nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. Selain itu, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi sehingga dosen dan tendik dapat saling mengenal, berkolaborasi, dan bersama-sama memajukan UNIMMA," ujarnya.
Sementara itu, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., Rektor UNIMMA, menegaskan, Baitul Arqam merupakan bagian penting dalam proses internalisasi nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan yang menjadi karakter khas perguruan tinggi Muhammadiyah.
"Melalui Baitul Arqam ini, saya berharap Bapak dan Ibu mendapatkan pencerahan sekaligus penyegaran. Bagi yang baru bergabung di UNIMMA, inilah kesempatan untuk lebih mengenal Muhammadiyah beserta nilai-nilai yang menjadi dasar geraknya. Nilai-nilai tersebut harus terinternalisasi dalam setiap proses pembelajaran maupun layanan akademik lainnya. Mari kita bersatu dan bersama-sama memberikan layanan terbaik bagi siapa pun yang membutuhkan pelayanan dari UNIMMA," tuturnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang mendukung penguatan karakter dan pemahaman AIK, di antaranya tauhid sebagai fondasi kehidupan, akhlak muslim berkemajuan, sejarah tajdid dan lahirnya Muhammadiyah, makna ibadah, serta etika berorganisasi. Di akhir kegiatan, peserta diajak untuk merefleksikan materi yang telah diperoleh sekaligus merumuskan implementasi nilai-nilai AlK dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kampus.

