MANGGARAI TIMUR, Suara Muhammadiyah - Nilai-nilai kemanusiaan kembali diwujudkan secara nyata melalui aksi tanggap bencana. SMK Muhammadiyah Manggarai Timur berkolaborasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lamongan menggelar aksi "Klinik Berjalan Muhammadiyah" di kawasan pengungsian Telage.
Langkah ini diambil dengan menyisir dan menelusuri titik-titik pengungsian, termasuk posko warga non-Muslim, guna memastikan seluruh korban terdampak mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang setara dan bermartabat.
Di lokasi pengungsian Telage, tim relawan menemukan fakta bahwa banyak kelompok rentan, khususnya para lansia, bayi, dan balita sangat membutuhkan perawatan medis mendesak. Keterbatasan fasilitas serta kondisi lingkungan pengungsian yang kurang memadai berpotensi memperburuk kesehatan mereka jika tidak segera ditangani.
"Kemanusiaan tidak pernah mengenal sekat agama, suku, maupun latar belakang. Kami turun langsung menelusuri pengungsian untuk memastikan bahwa setiap jiwa, khususnya lansia dan balita, mendapatkan pelayanan medis yang layak dan setara," ujar salah satu perwakilan tim relawan di lapangan.
Melalui program Klinik Berjalan ini, tim medis gabungan memberikan serangkaian layanan prima, di antaranya:
Pemeriksaan Kesehatan Umum: Menjangkau para lansia yang rentan terserang penyakit akibat cuaca buruk dan kelelahan.
Pelayanan Khusus Ibu dan Anak: Memeriksa kondisi kesehatan bayi dan balita, serta menyalurkan suplemen penunjang gizi.
Pengobatan Gratis: Menyediakan obat-obatan dasar dan konsultasi medis langsung di tempat pengungsian.
Kehadiran relawan gabungan SMK Muhammadiyah Manggarai Timur dan MDMC Lamongan ini disambut dengan hangat dan penuh haru oleh para pengungsi di Telage. Senyum relief dari para warga menjadi bukti bahwa kepedulian yang tulus mampu melintasi segala perbedaan.
Aksi nyata ini menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, membawa misi kepedulian yang inklusif, merangkul semua, dan menyebarkan kebermanfaatan bagi sesama di mana pun bencana melanda.