Bersama Kadin DIY, UMY Perkuat Hilirisasi Inovasi Riset untuk Kemajuan Kota

Suara Muhammadiyah

13 May 2025

1072
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus memperkuat upaya hilirisasi hasil penelitian dosen dan mahasiswa. Sebagai salah satu perguruan tinggi persyarikatan Muhammadiyah, UMY berkomitmen tidak hanya mengembangkan riset, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi yang dihasilkan.

Dalam rangka mewujudkan komitmen tersebut, UMY menggelar audiensi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) D.I. Yogyakarta yang dilaksanakan pada awal Mei lalu, untuk membahas kolaborasi dalam pengembangan dan hilirisasi produk riset guna mendukung kemajuan Kota Yogyakarta. Kesepakatan kerja sama yang dicapai meliputi riset kolaboratif serta pengembangan produk hasil riset dosen dan mahasiswa UMY.

Dr Ir Novi Caroko, ST, MEng, IPP, Direktur Inovasi dan Hilirisasi UMY, menjelaskan bahwa dalam audiensi tersebut, UMY membawa portofolio berisi 243 paten hasil inovasi. Salah satu produk unggulan yang diperkenalkan adalah alat deteksi darah nifas pada ibu melahirkan.

“Produk ini merupakan hasil inovasi dari penelitian Dosen Magister Keperawatan UMY, Dr. Elsye Maria Rosa, M.Kep. Alat deteksi darah nifas ini sudah diproduksi oleh industri alat kesehatan dan menjadi satu-satunya inovasi sejenis di Indonesia yang dikembangkan oleh dosen UMY,” ujar Caroko saat diwawancarai pada Selasa (13/5), di Gedung Dasron Hamid Research and Innovation Center, kampus terpadu UMY.

Caroko menambahkan bahwa Kadin D.I. Yogyakarta siap mendukung dan memfasilitasi diskusi langsung antara dosen UMY dengan pelaku industri, khususnya dalam proses hilirisasi produk paten agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kerja sama ini akan mempererat hubungan antara dosen UMY sebagai inovator dengan dunia industri di bidangnya masing-masing. Dengan demikian, produk paten tidak hanya berhenti pada sertifikat, tetapi dapat digunakan secara nyata di industri, khususnya di Yogyakarta, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Langkah konkret ini juga menjadi upaya UMY mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri, sehingga mereka memperoleh gambaran nyata tentang dunia kerja dan dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran secara langsung untuk memberikan manfaat bagi umat.

“Dengan adanya kesepahaman ini, kami berharap hasil audiensi dapat segera ditindaklanjuti. Produk paten UMY diharapkan dapat berkontribusi memajukan industri di Yogyakarta. Kami juga berharap peluang kerja sama ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh dosen dan mahasiswa UMY untuk melahirkan inovasi-inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (NF/m)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas ‘Aisyiyah Surakarta melantik Dyah Rahmawatie....

Suara Muhammadiyah

15 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Rabu malam, 15 Januari 2025, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pi....

Suara Muhammadiyah

18 January 2025

Berita

TELUK BINTUNI, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Papua Barat mencatatkan sejarah baru. Pasalnya Univ....

Suara Muhammadiyah

10 June 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jakarta mengukuhkan dan mend....

Suara Muhammadiyah

5 February 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Dalam waktu dekat, ada bisnis baru yang akan diluncurkan oleh Suara Muh....

Suara Muhammadiyah

19 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah