Bersama UMY, Pemuda Muhammadiyah Tamantirto Selatan Perkuat Organisasi dan Kepemimpinan

Suara Muhammadiyah

27 June 2026

88
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus berdampak melalui pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penguatan Organisasi Pemuda Muhammadiyah Tamantirto Selatan Yogyakarta.” Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus pada penguatan kapasitas organisasi, kepemimpinan, dan kaderisasi generasi muda Muhammadiyah.

Program yang dilaksanakan pada April hingga Juni 2026 ini dipimpin oleh Dr. Muhammad Zakiy, S.E.I., M.Sc., dosen Program Studi Ekonomi Syariah UMY, bersama Dr. Evita Yuliatul Wahidah, S.Ag., M.Pd.I., dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam UMY. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah sebagai bagian dari integrasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Dr. Muhammad Zakiy, program ini dirancang untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui pendampingan organisasi kepemudaan yang berkelanjutan.

“Pengabdian ini bertujuan menjembatani dunia akademik dengan organisasi Pemuda Muhammadiyah Tamantirto Selatan, sekaligus mengaktualisasikan berbagai agenda penguatan organisasi yang dapat mendukung pemberdayaan masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zakiy menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek administratif organisasi, tetapi juga diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi organisasi kepemudaan saat ini. Program ini mencakup pelatihan kepemimpinan, penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kapasitas kader, serta pendampingan dalam menyusun strategi pengembangan organisasi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu mengatasi problematika keorganisasian, memenuhi kebutuhan praktis dalam bidang kepemimpinan, serta mendorong proses perubahan sosial berbasis pengkaderan. Harapannya, lahir generasi muda Muhammadiyah yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan organisasi, dan semangat dakwah yang kuat,” tambahnya.

Menjawab Tantangan Organisasi Kepemudaan

Dalam pemaparannya, tim pengabdian UMY mengidentifikasi sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi organisasi Pemuda Muhammadiyah. Permasalahan tersebut meliputi menurunnya minat dan motivasi pemuda untuk berorganisasi, sulitnya menemukan kader berkualitas, serta lambannya proses kaderisasi yang berdampak pada regenerasi kepemimpinan.

Selain itu, beberapa organisasi juga menghadapi gejala stagnasi program, menurunnya militansi anggota, melemahnya solidaritas internal, hingga munculnya ego sektoral dalam pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Tantangan lain yang turut menjadi perhatian adalah melemahnya gerakan dakwah di kalangan generasi muda serta munculnya berbagai pengaruh ideologi yang berpotensi menggeser nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang dilakukan, peserta diajak untuk memahami kembali pentingnya organisasi sebagai sarana pembinaan karakter, pengembangan kepemimpinan, dan penguatan gerakan dakwah yang berkemajuan.

Antusiasme Peserta Tinggi

Kegiatan yang diselenggarakan di Masjid Tamantirto Selatan, Bantul, Yogyakarta ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari pengurus Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Tamantirto Selatan. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti sesi diskusi, pelatihan kepemimpinan, dan pendampingan organisasi.

Dr. Evita Yuliatul Wahidah menilai bahwa penguatan organisasi kepemudaan merupakan investasi penting bagi keberlanjutan gerakan Muhammadiyah di masa depan.

“Organisasi yang kuat lahir dari kader yang memiliki visi, integritas, dan kemampuan kepemimpinan yang baik. Karena itu, penguatan kaderisasi dan organisasi harus menjadi perhatian bersama agar gerakan Muhammadiyah tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Wujud Komitmen UMY sebagai Kampus Berdampak

Program ini mendapat dukungan penuh dari Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) UMY sebagai bagian dari komitmen universitas dalam mendorong dosen dan mahasiswa berkontribusi langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, UMY tidak hanya menjalankan fungsi akademik, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam penguatan organisasi masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia.

Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya kapasitas kepemimpinan para kader, menguatnya tata kelola organisasi, tumbuhnya kesadaran kritis terhadap pentingnya kaderisasi, serta terciptanya budaya organisasi yang lebih solid, progresif, dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat, UMY berharap Pemuda Muhammadiyah Tamantirto Selatan dapat terus berkembang sebagai motor penggerak dakwah, pemberdayaan masyarakat, dan perubahan sosial yang membawa manfaat bagi umat dan bangsa.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah 3 Tegal menggelar kegiatan amal bertajuk “MUGA BE....

Suara Muhammadiyah

22 March 2025

Berita

SORONG, Suara Muhammadiyah - Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan diselengga....

Suara Muhammadiyah

3 October 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ratusan siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Plus Cilacap mengikuti....

Suara Muhammadiyah

24 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas ‘Aisyiyah (UNISA)....

Suara Muhammadiyah

22 May 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Se....

Suara Muhammadiyah

21 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah