Ciptakan Pendidikan yang Adil dan Inklusif bagi Difabel

Suara Muhammadiyah

4 October 2024

1538
Prof. Dr. Hj. Marhumah, M.Pd

Prof. Dr. Hj. Marhumah, M.Pd

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Launching dan Bedah Buku yang bertajuk Menakar Hak Pendidikan Perempuan Penyandang Disabilitas dilaksanakan di Aula Grha Suara Muhammadiyah pada Jumat, (4/10). Buku ini merupakan karya Dr Islamiyatur Rokhmah, SAg., MSI yang menyuarakan hak pendidikan disabilitas perempuan terkait interseksi agama, gender, dan kebijakan.

Laki-laki dan perempuan mempunyai hak umum yang sama. Masalahnya, banyak sekali tantangan bagi penyandang disabilitas, terutama perempuan. 

Diskriminasi pada perempuan kerap terjadi, apalagi pada kelompok penyandang disabilitas perempuan yang dipandang sebelah mata oleh masyarakat. 

Mulai dari kurangnya kesempatan pada bidang pendidikan, pekerjaan, dan masih banyak lagi. Sehingga mereka mengemban multi diskriminasi yang sebenarnya mereka mempunyai hak dan kesempatan yang sama. 

Hal ini menjadi perhatian ‘Aisyiyah kepada perempuan penyandang disabilitas. Dalam forum ini, Prof Dr Hj Marhumah, MPd hadir sebagai pembedah buku tersebut.

“Buku ini mencoba untuk memadukan apa yang ada pada diri ibu Is sebagai penulis buku itu sendiri. Iman, ilmu, dan amal yang bagus melekat pada dirinya. Tiga hal ini merupakan segitiga emas yang harus dimiliki setiap umat Muslim,” ujar Marhumah.

Semua masalah mempunyai jalan tengah, terlepas dari aturan formal masyarakat, Al-Qur’an dan Hadits menjadi pedoman umat Islam yang terdepan. 

“Dalam buku ini juga banyak sekali Al-Qur’an maupun Hadits yang sudah menjadi referensi dari Muhammadiyah dalam rangka mengambil dan mengimplementasikan pelaksanaan dan peraturan. Sehingga perempuan-perempuan difabel ini memiliki akses yang sama dalam pendidikan,” ujarnya. 

Buku ini tidak hanya menguraikan masalah dari pandangan sosial dan kebijakan, tetapi juga memadukan konsep keilmuan Islam, gender, dan disabilitas untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi perempuan penyandang disabilitas.

“Jadi apa yang ada ditulis dalam buku dan perhatian organisasi dituangkan agar pendidikan difabel lebih diperhatikan,” ujarnya. 

Dengan terselenggaranya bedah buku ini, diharapkan berbagai pihak yang hadir dapat lebih memahami pentingnya menciptakan kebijakan pendidikan yang adil dan inklusif, serta mengambil langkah-langkah konkret untuk memperjuangkan hak pendidikan perempuan penyandang disabilitas di Indonesia. (Fab)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut Hari Bumi Sedunia (22 April), kami Pimpina....

Suara Muhammadiyah

22 April 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Menurut Warsiti, TK ABA Semesta dirancang sebagai taman kanak-kanak yan....

Suara Muhammadiyah

3 June 2025

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Setelah mendapatkan penghargaan dari Serikat Perusahaan Pers ....

Suara Muhammadiyah

20 October 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi meluncurkan s....

Suara Muhammadiyah

5 July 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi ....

Suara Muhammadiyah

6 April 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah