JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dunia kemanusiaan dan anak-anak di Indonesia kehilangan salah satu tokoh bangsa yang amat dihormati. Berita duka mengalir atas kepulangan Ketua Dewan Pembina Save the Children Indonesia, Bapak Daniel Rembeth, yang mengembuskan napas terakhir pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Sepanjang perjalanan hidupnya, sosok pengabdi kemanusiaan ini dikenal memiliki kepemimpin dalam membangun jalinan relasi lintas sektor dalam pemajuan pendidikan dan pemenuhan hak anak. Komitmen nyata tersebut antara lain terwujud saat pimpinan Save the Children Indonesia pernah memimpin langsung kunjungan silaturahmi ke Kantor Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) PP Muhammadiyah.
Langkah strategis ini berhasil memperkuat kolaborasi bersama Muhammadiyah dalam memperluas jangkauan Program KREASI, khususnya untuk penguatan kapasitas guru serta peningkatan literasi dan numerasi anak-anak di berbagai penjuru daerah.
Tokoh lulusan University of California, Berkeley, USA ini juga memiliki rekam jejak profesional yang sangat cemerlang. Sebelum mendedikasikan pemikirannya sebagai Market Groups Director di PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia, dan juga menduduki posisi kunci di institusi media terkemuka, seperti The Jakarta Post, BeritaSatu, dan The New York Times.
Kepergian figur inspiratif ini meninggalkan duka sekaligus kenangan mendalam bagi kolega dan sahabat. CEO Save the Children Indonesia, Dessy Ukar, menyampaikan rasa hormat setinggi-tingginya atas seluruh keteladanan yang telah dicurahkan. Ia menegaskan pencapaian karya dan dedikasi mendiang merupakan warisan bernilai tinggi bagi organisasi dan masyarakat luas.
Ungkapan duka juga disampaikan oleh COO Save The Children Indonesia, Agni Pratama, yang mengenang mendiang sebagai pribadi hangat yang senantiasa menabur kebaikan, seraya memanjatkan doa agar Tuhan memberikan tempat terbaik serta ketenangan abadi. Warisan yang sulit dilupakan dari sosok tercinta ini adalah kecintaan dan ketulusan kasih sayangnya yang tak bertepi terhadap dunia anak-anak.
Rasa kehilangan mendalam turut disampaikan oleh Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah yang hadir melayat, diwakili oleh Dr. Gufron Amirullah, M.Pd., selaku Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah sekaligus National Manager KREASI.
"Kami sangat sedih kehilangan tokoh yang sangat menyayangi anak-anak. Profil santun dan rendah hati yang terpancar selama berinteraksi dengan kami menjadi kenangan yang sangat mendalam dan patut diteladani," tutur Dr. Gufron Amirullah di Rumah Duka Carolus. (Hendra Apriyadi)

