CILACAP, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cilacap, Dr. H. Habib M. Ghozali, M. Sy., mengingatkan jamaah untuk senantiasa menjaga kemurnian aqidah dari berbagai ancaman syirik.
Pesan tersebut disampaikan saat menjadi khatib Salat Idulfitri di Lapangan Krida Utama, Tritih Kulon, Cilacap Utara, Jumat (20/3/2026).
Dalam khutbahnya, Habib menegaskan bahwa misi utama Muhammadiyah adalah menghadirkan gerakan pemurnian aqidah umat Islam dari berbagai praktik yang menyimpang. Ia mengingatkan agar umat Islam waspada terhadap segala bentuk penyimpangan, termasuk yang kerap dikemas secara normal dalam kehidupan sehari-hari.
“Pemurnian aqidah menjadi bagian penting dari gerakan Muhammadiyah, yakni menjauhkan umat dari tahayyul, bid’ah, dan khurafat yang dapat merusak keimanan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan terhadap aqidah tidak selalu tampak secara kasat mata, melainkan bisa hadir dalam bentuk kegiatan atau tradisi yang terlihat wajar, namun memiliki potensi mengarah pada kesyirikan.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tritih Kulon, Joko Purwanto S.Pd, yang membacakan sambutan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menyampaikan bahwa Idulfitri tahun ini memiliki makna yang istimewa bagi masyarakat Kabupaten Cilacap.
Di tengah suasana kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan, masyarakat juga memperingati Hari Jadi ke-170 Kabupaten Cilacap. Momentum ini dinilai penting untuk merefleksikan perjalanan panjang pembangunan daerah.
“Selama 170 tahun perjalanan Kabupaten Cilacap, berbagai tantangan telah dilalui bersama. Namun dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan gotong royong seluruh masyarakat, Cilacap terus berkembang dan melangkah maju menuju masa depan yang lebih baik,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Joko juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu kompak khususnya dalam pergerakan sosial dakwah Muhammadiyah. “Kami informasikan saat ini PRM Tritih Kulon sudah meluncurkan Rumah Tahfidz Dhiyaaul Quran, semoga menjadi wasilah keberkahan untuk kita semua,” imbuhnya.
Sementara itu informasi dari PDM Kabupaten Cilacap, salah ied diselenggarakan di total 109 titik lebih yang dikoordinir 25 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Cilacap.
Perayaan Idulfitri ini pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keimanan serta semangat persatuan dalam membangun Kabupaten Cilacap yang lebih maju dan sejahtera. (san/wasis)
