Dari Pembelajaran Menuju Keberlanjutan: Eco Bhinneka Muhammadiyah Refleksikan Dampak Program SMILE

Suara Muhammadiyah

7 May 2026

313
Eco Bhinneka Muhammadiyah

Eco Bhinneka Muhammadiyah

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Memasuki tahun terakhir pelaksanaannya, program SMILE (Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism) tidak sekadar menutup rangkaian kegiatan, tetapi memperkuat arah dampak jangka panjang. Eco Bhinneka Muhammadiyah mengajak para penggerak muda lintas iman untuk merefleksikan capaian, menguji kembali teori perubahan, serta merumuskan strategi keberlanjutan yang lebih tajam dan berdampak.

Upaya tersebut mengemuka dalam Workshop Perencanaan Strategis Program: Pembelajaran, Theory of Change, dan Strategi Keberlanjutan yang diselenggarakan pada Kamis, 30 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 1 Asrama Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) ini dihadiri oleh tim pengampu program tingkat nasional dan sembilan regional. Workshop ini menjadi ruang refleksi bersama untuk mengidentifikasi capaian, tantangan, sekaligus merumuskan arah keberlanjutan program.

Fasilitator kegiatan, Ahsan Jamet Hamidi, yang juga merupakan konsultan Monitoring dan Evaluasi Eco Bhinneka Muhammadiyah, menjelaskan bahwa workshop ini dirancang sebagai proses yang saling terhubung.

“Pada pertemuan ini kita bersama-sama mendiskusikan refleksi pembelajaran, teori perubahan, strategi keberlanjutan, dan cerita perubahan, yang kesemuanya merupakan tahapan yang saling berkaitan,” ujarnya.

Dalam sesi refleksi pembelajaran, peserta diminta mengidentifikasi capaian paling bermakna selama mendampingi program, tantangan utama dalam implementasi, praktik baik yang dapat direplikasi, serta pembelajaran kunci dari proses yang telah dijalankan.

Ahsan menekankan pentingnya melihat capaian dari sisi hasil, bukan sekadar aktivitas. “Saat menyampaikan capaian, kita tidak menceritakan kegiatan, tetapi hasil. Apa dampak dari kegiatan yang telah dilaksanakan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa capaian perlu disertai ukuran yang jelas. “Capaian harus disertai kuantifikasi—sebutkan angkanya, misalnya berapa orang yang melakukan inisiasi setelah mengikuti pelatihan,” tambahnya.

Selain itu, peserta diajak menyusun cerita perubahan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Menurut Ahsan, cerita perubahan tidak selalu harus berakhir sukses.

“Cerita perubahan menggambarkan proses dari kondisi awal menuju perubahan—baik dari negatif menjadi positif, dari tidak berfungsi menjadi berfungsi, atau dari tidak ada menjadi ada. Jika perubahan belum berhasil, hal itu tetap penting untuk diceritakan, termasuk alasan di baliknya,” paparnya.

Memasuki sesi strategi keberlanjutan, peserta diajak menghubungkan capaian yang telah diraih dengan harapan yang belum terwujud. “Setelah refleksi, pertanyaannya adalah: apa yang ingin dilanjutkan? Harapan apa yang masih ingin diwujudkan ke depan, dan bagaimana itu terhubung dengan capaian yang sudah ada?” ujar Ahsan memantik diskusi.

Peserta kemudian merumuskan harapan, strategi, serta rencana kegiatan yang berpijak pada keberhasilan program sebelumnya sekaligus menjawab kebutuhan ke depan.

Program Manager SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah, Dzikrina Farah Adiba, menyampaikan harapannya agar workshop ini memperkuat arah program ke depan.

“Melalui workshop ini, kami berharap peserta dapat memantapkan kembali capaian program, merefleksikan pembelajaran secara lebih mendalam, serta merumuskan strategi dan ide kegiatan yang berpijak pada keberhasilan dan harapan yang ingin diwujudkan,” ujarnya.

Upaya ini diharapkan dapat memastikan dampak program SMILE terus berlanjut melalui inisiatif para pemimpin muda lintas iman.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menerima kunjungan silatu....

Suara Muhammadiyah

7 August 2026

Berita

BANYUWANGI. Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Banyuwangi bersama Perkumpulan....

Suara Muhammadiyah

22 February 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Masjid Ar-Rohmah Klaten di bawah binaan PDM Klaten adakan pengajian rut....

Suara Muhammadiyah

9 January 2025

Berita

297 Siswa Dikukuhkan, Ada yang Hafal 30 Juz SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 297 siswa-....

Suara Muhammadiyah

16 May 2026

Berita

LAMPUNG TIMUR, Suara Muhammadiyah - Tepat pada hari Sabtu, 28 Oktober 2023 bertempat dihalaman madra....

Suara Muhammadiyah

29 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah